Hari Antikorupsi, GeoDipa Terapkan GCG Program Geo Dipa Bersih

Kompas.com - 11/12/2016, 10:15 WIB
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Bertepatan dengan Hari Antikorupsi Sedunia, PT Geo Dipa Energi (Persero) atau GeoDipa mendeklarasikan Geo Dipa Bersih sebagai bagian dari penerapan Good Corporate Governance (GCG).

Penerapan (GCG) bagi GeoDipa adalah sebuah keharusan dan kebutuhan. Nilai positif yang didapat Geodipa dengan ber-GCG adalah GeoDipa akan lebih dipercaya pemegang saham dan para pemangku kepentingan, mitra kerja, publik, dan pekerja. 

Nilai positif yang lain adalah Geodipa akan lebih efisien atas semua pekerjaan yang diberikan oleh mitra kerjanya. Kecuali itu, GeoDipa akan diterima ke dalam etika bisnis dari tuntutan dunia saat ini.

GeoDipa yang ber-GCG ditandai dengan adanya program trobosan oleh Direksi GeoDipa melalui Program Geodipa Bersih. 

GeoDipa Bersih adalah komitmen perusahaan dalam penerapan GCG, di mana seluruh Insan GeoDipa bertekad untuk melaksanakan Etika Usaha dan Tata Perilaku (Code of Conduct) serta mematuhi dan melaksanakan tata kelola Perusahaan (Code of Corporate Governance).

Geo Dipa Bersih juga merupakan komitmen Insan GeoDipa untuk tidak menerima suap, antikorupsi, menjalankan kepengurusan perusahaan mengacu pada lima pilar, yaitu secara transparan, akuntabel, mandiri, penuh tanggung jawab, dan wajar.

Selain itu, Geo Dipa Bersih juga merupakan komitmen Insan GeoDipa untuk mencegah praktik curang yang bertentangan dengan perilaku etis dan perundang-undangan.

Corporate Secretary Endang Iswandini menegaskan bahwa GeoDipa berkomitmen untuk membangun sistem yang lebih baik untuk mencegah praktik KKN dan untuk lebih memperhatikan masalah kepatuhan dan peraturan perundang-undangan. 

"Komitmen ini melibatkan komisaris, direksi, pegawai, dan para mitra kerja GeoDipa yang berpartisipasi dalam mewujudkan GeoDipa sebagai BUMN yang menerapkan Good Corporate Governance dan antikorupsi," ujar Endang melalui siaran pers ke Kompas.com.

PT Geo Dipa Energi (Persero) merupakan sebuah BUMN panas bumi yang saat ini mengelola dua Pembangkit Listrik Unit Dieng dan Unit Patuha dengan produksi saat ini 93 Mw.

GeoDipa menargetkan program Operational Excellent untuk pengoperasian PLTP Dieng Unit 1 dan dan PLTP Patuha Unit 1 untuk mencapai kapasitas produksi 100 MW pada tahun 2017.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendekatan Ergo, Ego, dan Eco

Pendekatan Ergo, Ego, dan Eco

Whats New
[POPULER MONEY] Uji Coba Beli Pertalite Pakai MyPertamina Dimulai | Gaji Ke-13 ASN Cair

[POPULER MONEY] Uji Coba Beli Pertalite Pakai MyPertamina Dimulai | Gaji Ke-13 ASN Cair

Whats New
Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi, Pedagang Pasar Kramat Jati: Alhamdulillah Banyak yang Pakai

Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi, Pedagang Pasar Kramat Jati: Alhamdulillah Banyak yang Pakai

Whats New
Perhitungan Iuran BPJS Ketenagakerjaan yang Dibayar Perusahaan dan Pekerja

Perhitungan Iuran BPJS Ketenagakerjaan yang Dibayar Perusahaan dan Pekerja

Spend Smart
APBN Surplus, Sri Mulyani Singgung Dampaknya ke Utang Pemerintah

APBN Surplus, Sri Mulyani Singgung Dampaknya ke Utang Pemerintah

Whats New
Negara Kantongi Rp 61 Triliun dari WNI yang 'Sembunyikan' Hartanya di Luar Negeri

Negara Kantongi Rp 61 Triliun dari WNI yang "Sembunyikan" Hartanya di Luar Negeri

Whats New
Sri Mulyani Siap Cairkan Duit APBN Rp 7,5 Triliun ke Garuda yang Lagi Dilanda Utang

Sri Mulyani Siap Cairkan Duit APBN Rp 7,5 Triliun ke Garuda yang Lagi Dilanda Utang

Whats New
6 Cara Cek Tagihan Listrik PLN lewat HP dengan Mudah

6 Cara Cek Tagihan Listrik PLN lewat HP dengan Mudah

Whats New
Peserta Tax Amnesty Jilid II Paling Banyak 'Sembunyikan' Hartanya di Singapura

Peserta Tax Amnesty Jilid II Paling Banyak "Sembunyikan" Hartanya di Singapura

Whats New
Pertamina Terima Kompensasi Rp 64 Triliun dari Negara

Pertamina Terima Kompensasi Rp 64 Triliun dari Negara

Whats New
Survei CPI: Perbankan Lebih Banyak Alokasikan Dana ke UMKM daripada ke Sektor Hijau

Survei CPI: Perbankan Lebih Banyak Alokasikan Dana ke UMKM daripada ke Sektor Hijau

Rilis
Diterpa Isu Bakal Tutup, SehatQ Buka Suara

Diterpa Isu Bakal Tutup, SehatQ Buka Suara

Whats New
Uji Coba Beli Pertalite Pakai MyPertamina Dimulai, Ini Solusi Bagi yang Tidak Punya HP

Uji Coba Beli Pertalite Pakai MyPertamina Dimulai, Ini Solusi Bagi yang Tidak Punya HP

Whats New
Menaker: Sebagian Hidup Menpan-RB Tjahjo Kumolo Didedikasikan untuk Negara

Menaker: Sebagian Hidup Menpan-RB Tjahjo Kumolo Didedikasikan untuk Negara

Whats New
Tolak Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi, Buruh: Itu Melanggar Hak Asasi Manusia

Tolak Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi, Buruh: Itu Melanggar Hak Asasi Manusia

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.