UU "Tax Amnesty" Rawan Gugatan

Kompas.com - 15/12/2016, 12:56 WIB
Situasi pembacaan sidang putusan atas uji materi terhadap UU Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty di Mahkamah Konstitusi, Rabu (14/12/2016). Kompas.com/Dani PrabowoSituasi pembacaan sidang putusan atas uji materi terhadap UU Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty di Mahkamah Konstitusi, Rabu (14/12/2016).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan uji materi (judicial review) Undang-undang No 11 tahun 2016 tentang tax amnesty (UU TA) diapresiasi oleh anggota Komisi XI DPR RI, Donny Imam Priambodo.

"Saya sebagai salah satu anggota panitia kerja RUU Tax Amnesti atau pengampunan pajak mengapresiasi keputusan MK yang menolak gugatan UU Tax Amnesty," kata Donny dalam keterangan tertulisnya kepada Kompas.com, Kamis (15/12/2016).

Dari awal pembahasan UU TA, Donny mewanti-wanti agar UU tersebut sudah memperhitungkan segalanya, termasuk mengkaji semua substansi yang ada dalam RUU tersebut terhadap UUD 1945.

Saat pembahasan, Donny juga mengingatkan agar RUU TA ini kredibel dan harus mengacu dan tidak bertentangan dengan UUD 1945, karena RUU ini rawan gugatan.

"Meskipun pembahasan berlangsung maraton dan telah disahkan pada rapat paripurna, UU Pengampunan Pajak ini sesuai dan selaras dengan aturan, dan perundang-undangan di atasnya yaitu UUD 1945," ujar politisi NasDem itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, MK menolak gugatan empat permohonan uji materi ke MK, dengan nomor registrasi 57/PUU-XIV/2016, 58/PUU-XlV/2016, 59/PUU-XlV/2016 dan 63/PUU-XlV/2016.

Para pemohon diantaranya Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia, Yayasan Satu Keadilan, Dewan Pengurus Pusat Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (DPP SBSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh lndonesia (KSPSI).

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X