Jonan: Presiden Minta Harga Premium, Solar, Minyak Tanah, dan Listrik Tidak Naik Dulu

Kompas.com - 20/12/2016, 16:49 WIB
Presiden Joko Widodo bersama Menteri ESDM Ignatius Jonan dan Wamen ESDM Arcandra Tahar di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/10/2016) Ihsanuddin/KOMPAS.comPresiden Joko Widodo bersama Menteri ESDM Ignatius Jonan dan Wamen ESDM Arcandra Tahar di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/10/2016)
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) khususnya premium, solar, minyak tanah, dan listrik dalam tiga bulan ke depan.

Hal tersebut dikatakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (20/12/2016).

"Harga premium, solar, minyak tanah, dan listrik ditetapkan tidak naik dulu. Ini adalah upaya pemerintah supaya daya beli masyarakat tidak menurun. Ini arahan Pak Presiden," ujar Jonan.

Rencana ini akan disampaikan ke Komisi VII DPR RI yang membawahi sektor energi.

"Ini untuk 3 bulan kedepan. Nanti dievaluasi lagi. Listrik juga tidak ada kenaikan sampai 3 bulan kedepan, kita akan ajukan usulan ini ke komisi VII DPR," terang Jonan.

Pemerintah telah memutuskan untuk memperpanjang waktu evaluasi harga BBM jenis Premium dan Solar dari sebulan menjadi tiga bulan sekali.

Sehingga, setiap tiga bulan harga BBM pun akan ditentukan apakah akan naik atau turun.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X