Di 2016, Porsi Aset Investor Lokal di C-BEST KSEI Sudah Ungguli Asing

Kompas.com - 30/12/2016, 16:00 WIB
Ilustrasi pergerakan harga saham thikstockphotosIlustrasi pergerakan harga saham
|
EditorAprillia Ika

"Hal ini menunjukkan kontribusi investor domestik yang semakin besar di pasar modal Indonesia," kata Frederica.

Investor bertambah

Frederica menyebutkan, jumlah investor yang tercatat di KSEI per 28 Desember 2016 telah mencapai 891.070 atau meningkat 105,27 persen dibandingkan posisi akhir Desember 2015 yang sebesar 434.107.

Dia menjelaskan, peningkatan tersebut ditunjang oleh implementasi S-INVEST serta penerapan Single Investor Identification (SID) untuk surat berharga yang diterbitkan Bank Indonesia.

Sayangnya, diakui Frederica, investor yang ada masih tersentralisasi di Pulau Jawa terutama di DKI Jakarta.

Oleh karena itu, KSEI melakukan serangkaian pengembangan infrastruktur pasar modal untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi investor.

Salah satunya yaitu, mempermudah proses pembukaan rekening di pasar modal sehingga akan semakin meningkatkan jumlah investor terutama dari daerah.

Upaya ini dilakukan KSEI dengan menginisiasi kerjasama antara 100 institusi di industri pasar modal, terdiri dari perusahaan efek, manager investasi, agen penjual reksa dana, dan lembaga lain termasuk Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.

Sebagai tindaklanjut dan antisipasi peningkatan jumlah investor pasar modal maupun rata-rata transaksi harian, di tahun 2017 KSEI akan fokus pada implementasi C-BEST Next Generation.

C-BEST Next Generation ini merupakan sistem utama KSEI untuk meningkatkan kapasitas dan kecepatannya hingga 10 kali lipat kapasitas sebelumnya atau sekitar 20.000 penyelesaian transaksi per menit.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banyak Saham Auto Reject Bawah, Netizen Salahkan Sekuritas Lakukan 'Forced Sell'

Banyak Saham Auto Reject Bawah, Netizen Salahkan Sekuritas Lakukan "Forced Sell"

Whats New
Sri Mulyani Peringatkan Masalah Vaksin Bisa Jadi Krisis Moral Dunia

Sri Mulyani Peringatkan Masalah Vaksin Bisa Jadi Krisis Moral Dunia

Whats New
Ada Penggeledahan Kejagung Terkait Dugaan Korupsi, BPJS Ketenagakerjaan Tetap Beroperasi Normal

Ada Penggeledahan Kejagung Terkait Dugaan Korupsi, BPJS Ketenagakerjaan Tetap Beroperasi Normal

Whats New
Kemenkop UKM dan Kemenparekraf Berkolaborasi untuk Kembangkan 5 Destinasi Super-Prioritas

Kemenkop UKM dan Kemenparekraf Berkolaborasi untuk Kembangkan 5 Destinasi Super-Prioritas

Rilis
Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2021 Akan Lebih Rendah dari Tahun lalu

Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2021 Akan Lebih Rendah dari Tahun lalu

Whats New
Viral Video Pengiriman Paket Berisikan Ular Hidup, Ini Tanggapan Perusahaan Logistik

Viral Video Pengiriman Paket Berisikan Ular Hidup, Ini Tanggapan Perusahaan Logistik

Whats New
Ini Waktu yang Dipilih Masyarakat untuk Menjual Mobilnya

Ini Waktu yang Dipilih Masyarakat untuk Menjual Mobilnya

Spend Smart
KSPI: Turunnya Jumlah Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bukti Ledakan PHK Gelombang Kedua

KSPI: Turunnya Jumlah Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bukti Ledakan PHK Gelombang Kedua

Rilis
Waktunya Pemerintah dan Swasta Bersatu Tanggulangi Dampak Pandemi Covid-19

Waktunya Pemerintah dan Swasta Bersatu Tanggulangi Dampak Pandemi Covid-19

Whats New
OJK Usul Spin Off Bank Syariah Tak Wajib Dilakukan

OJK Usul Spin Off Bank Syariah Tak Wajib Dilakukan

Whats New
Sri Mulyani: Kita Beruntung Bisa Amankan Vaksin, Banyak Negara yang Kesulitan

Sri Mulyani: Kita Beruntung Bisa Amankan Vaksin, Banyak Negara yang Kesulitan

Whats New
Saat Susi Khawatir 'Keserakahan' Aplikasi Belanja Online Bikin Mati Pedagang Kecil

Saat Susi Khawatir "Keserakahan" Aplikasi Belanja Online Bikin Mati Pedagang Kecil

Whats New
Stok Bawang Menipis, Indonesia Bersiap Impor

Stok Bawang Menipis, Indonesia Bersiap Impor

Whats New
Vaksinasi Covid-19, Sri Mulyani Minta Pemda Tak Hanya Andalkan Pusat

Vaksinasi Covid-19, Sri Mulyani Minta Pemda Tak Hanya Andalkan Pusat

Whats New
Mengintip Tren Membeli Mobil Selama Masa Pandemi

Mengintip Tren Membeli Mobil Selama Masa Pandemi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X