Ini Hasil Pantauan Kementan Terkait Harga dan Pasokan Daging

Kompas.com - 02/01/2017, 19:15 WIB
Kontributor Kompas TV, Raja Umar"penjual daging di pasar Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat masih bertahann Rp. 130 ribu rupiah perkilogramnya", MEULABUH, KOMPAS.com; Harga daging kerbau dan sapi di pasar Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat masih bertahan Rp. 130 ribu rupaih perkilogramnya, kenaikan harga daging ini sudah terjadi sejak pasca hari Meugang puasa dan lebaran lalu, sehingga pedagang mengeluh minat pembeli menurun. “harga daging hari ini masih Rp 130 ribu rupiah, karena harga beli sapi kami mahal makanya kami jual 130”, kata Teuku Bachtiar, penjual daging kepada wartawan, Selasa (19/07/16).
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) telah melakukan pantauan penjualan daging sapi dan kerbau impor di sejumlah pasar di jakarta. 

Yakni di Pasar Jatinegara, Pasar Kramat Jati, Pasar Minggu, Pasar Pecah Kulit dan Pasar Mampang Prapatan.

Dari hasil pantauan tersebut tidak ditemukan pedagang yang menjual daging kerbau impor dengan harga Rp 110.000 per kilogram (kg).

Harga rata-rata daging yang dijual ke konsumen, untuk jenis daging sapi segar dijual Rp 110.000 sampai Rp 120.000 per kg dan tergantung jenis potongan dan kadar lemak.

Daging sapi impor sudah proses thawing atau pencairan Rp 90.000 sampai Rp 100.000 per kg di pasar Kramat Jati dan pasar Minggu.

Sedangkan di pasar Jatinegara, Mampang dan Pecah Kulit daging sapi impor dijual Rp 80.000 sampai Rp 90.000 per kg.

Sementara untuk daging kerbau impor dijual Rp 80.000 sampai Rp 90.000 per kg di pasar Kramat Jati dan pasar Minggu, untuk di pasar Jatinegara, Pecah Kulit dan Mampang dijual Rp 75.000 sampai Rp 80.000 per kg.

Untuk tetelan atau jeroan baik lokal dan impor dijual Rp 55.000 sampai Rp 70.000 per kg.

Namun yang perlu diperhatikan konsumen, ditemukan adanya pedagang yang menjual daging kerbau impor (dikenalkan) sebagai daging sapi.

"Umumnya pedagang menjual daging kerbau impor sebagai daging sapi, apabila pembeli teliti baru akan diinfokan sebagai daging kerbau," ujar Dirjen Peternakan Kesehatan Kementan I Ketut Diarmita melalui keterangan resmi, Senin (2/1/2017).

Menurut Ketut, beberapa pedagang yang menjual daging kerbau impor dengan harga diatas Rp 80.000 per kg adalah jenis daging yang sudah dibersihkan dari lemak, sehingga harga jualnya lebih tinggi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X