Mulai Besok, Perusahaan Tambang Tidak Boleh Ekspor Konsentrat

Kompas.com - 11/01/2017, 13:29 WIB
Menteri ESDM Ignasius Jonan Iwan Supriyatna/KOMPAS.comMenteri ESDM Ignasius Jonan
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com -- Mulai Kamis (12/1/2017) besok, perusahaan tambang, mineral dan batu bara di Indonesia dilarang mengekspor konsentrat.

Kebijakan itu disebabkan belum rampungnya revisi Peraturan Pemerintah Nomor 1 tahun 2014 tentang Kegiatan Pelaksanaan Usaha Mineral dan Batu Bara.

"Kalau enggak ada aturan baru sampai besok ini, berarti berhenti (ekspor konsentrat). Jelas ya," ujar Menteri ESDM Ignatius Jonan di Kompleks Istana Presiden, Rabu (11/1/2017).

Saat ini, draf revisi PP tersebut sudah ada di meja Presiden Joko Widodo. Presiden tinggal memutuskan apakah menandatangani atau membatalkan PP yang merupakan wujud dari relakasasi atas ekspor mineral mentah.

"Terserah Presiden, berkenan atau enggak tandatangan (revisi PP)," lanjut Jonan.

Meski demikian, Jonan memberikan sinyal Presiden cepat atau lambat pasti akan meneken revisi PP tersebut.

"Tunggu PP-nya keluar saja," ujar Jonan saat menjawab pertanyaan wartawan soal apa isi PP yang terbaru tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X