Antam dan Badan Geologi Kementerian ESDM Kerja Sama Eksplorasi Emas

Kompas.com - 13/01/2017, 17:25 WIB
Ilustrasi kantor Antam Daniel Prabowo/KONTANIlustrasi kantor Antam
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Aneka Tambang (Persero) Tbk dan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman bersama tentang Penyelidikan dan Pengembangan di Bidang Geologi.

Penandatanganan MoU ini sekaligus untuk menegaskan kerja sama dan komitmen dua lembaga itu dalam melaksanakan kegiatan penyelidikan dan pengembangan teknologi eksplorasi di bidang geologi khususnya terkait sumberdaya mineral logam (emas).

Kepala Badan Geologi KESDM, Ego Syahrial mengatakan, kerja sama ini merupakan kerja sama periode kedua yang akan berlangsung dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2022.

"Tujuan saat ini lebih mengedepankan pada kerja sama dalam sisi geologi, sumber daya geologi yang lingkupnya diperluas seperti penyelidikan dan pengembangan geologi, sarana survey dan laboratorium serta peningkatan sumber daya manusia," ujar Ego dalam keterbukaan informasi, Jumat (13/1/2017).

Ego menambahkan, saat ini Kementerian ESDM telah menetapkan arah kebijakan sektor ESDM yang salah satunya meningkatkan kemampuan pasokan energi dan sumber daya mineral melalui peningkatan eksplorasi dan produksi bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia, dimulai dari proses eksplorasi, penemuan cadangan hingga eksploitasi.

"Tugas Badan Geologi di sini adalah melakukan penelitian, penyelidikan dan pengembangan serta pelayanan," tambahnya.

Direktur Utama Antam, Tedy Badrujaman menjelaskan, sinergi antara Antam dan Badan Geologi Kementerian ESDM merupakan hal yang strategis untuk memperkuat masing-masing institusi terkait dengan bidang geologi.

Antam yang telah berdiri sejak tahun 1968 dan melalui unit Geomin yang dimiliki telah berpengalaman dalam bidang eksplorasi pertambangan khususnya mineral yang memiliki nilai ekonomis seperti nikel, emas, dan bauksit.

"Penyelidikan dan pengembangan bidang geologi bersama Badan Geologi Kementerian ESDM akan memperkuat portofolio Antam khususnya untuk menghasilkan produk yang berkualitas, sumber daya manusia yang berpengalaman serta pelayanan prima," terang Tedy.

Menurut Tedy, sebagai perusahaan berbasis sumber daya alam, penemuan cadangan baru diperlukan untuk menjamin keberlangsungan perusahaan.

Dengan demikian kegiatan eksplorasi adalah komitmen investasi jangka panjang dan diharapkan Antam dapat memanfaatkan data hasil penelitian yang ada untuk memberikan arahan area eksplorasi sehingga dapat meningkatkan rasio sukses keberhasilan penemuan cadangan baru.




25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X