Kemenkop Siapkan Program Wirausaha Pemula di Tiga Lokasi Bencana

Kompas.com - 18/01/2017, 19:55 WIB
Konfrensi Pers Deputi bidang Restrukturisasi Usaha, Kemenkop UKM, Yuana Sutyowati terkait program wirausaha pemula dan penanganan koperasi dan umkm terdampak bencana di kantornya, Jakarta, Rabu (18/1/2017). Pramdia Arhando JuliantoKonfrensi Pers Deputi bidang Restrukturisasi Usaha, Kemenkop UKM, Yuana Sutyowati terkait program wirausaha pemula dan penanganan koperasi dan umkm terdampak bencana di kantornya, Jakarta, Rabu (18/1/2017).
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Koperasi dan UKM memberikan bantuan modal usaha kepada pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di lokasi bencana melalui bantuan Wirausaha Pemula (WP).

Bantuan tersebut diberikan sebagai tindak lanjut program penanganan pelaku usaha pasca bencana di Provinsi Aceh, Kabuparen Garut dan Kota Bima. 

"Kami dari kementerian khusus Pidie Jaya dan tiga kabupaten lain disinergikan dengan program wirausaha baru, karena kami tidak memiliki program hibah lain, diprioritaskan untuk menjadi peserta WP (Wirausaha Pemula)," ujar Deputi bidang Restrukturisasi Usaha, Kemenkop UKM, Yuana Sutyowati di kantornya, Jakarta, Rabu (18/1/2017).

Bantuan modal usaha bagi pelaku UMK di lokasi bencana melalui program WP diberikan Rp 10 juta hingga Rp 13 juta per UMK.

Selain itu, Kemenkop UKM juga menggelar pelatihan peningkatan kapasitas dari Dana Alokasi Khusus non fisik, melaksanakan Bimbingan Teknis recovery ekonomi, memfasilitasi dan mediasi dalam rangka restrukturisasi kredit baik koperasi dan UKM.

"Koordinasi intern dan eksternal sudah kita lakukan. Yang kita harapkan dari dukungan pemerintah daerah dan stakeholders lain, terutama penanganan koperasi dan UKM pasca bencana," kata Yuana. 

Selama kurun waktu lima bulan terakhir telah terjadi bencana di tiga kabupaten/kota, yakni Kabupaten Garut di Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Pidie Jaya di Provinsi Aceh dan Kota Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari data Kemenkop total koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang mengalami musibah pada 2016 sebanyak 6.301 dengan nilai kerugian mencapai Rp 44,82 miliar.

Rinciannya, yakni untuk musibah banjir bandang di Kabupaten Garut mengakibatkan 6 koperasi dan 676 UMKM menderita kerugian dengan total kerugian mencapai Rp 13,36 miliar.

Untuk bencana banjir di Pidie Jaya terdapat 1.048 pelaku UMKM terdampak dengan total kerugian mencapai Rp 21,6 miliar.

Sedangkan banjir di Bima terdapat 4.571 koperasi dan UMKM dengan nilai kerugian mencapai Rp 9,86 miliar.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.