Kompas.com - 19/01/2017, 15:00 WIB
Kotak wempat pensil warna-warni disusun membentuk logo Google di kantor Google Indonesia, Jakarta (28/5/2015) Oik Yusuf/ Kompas.comKotak wempat pensil warna-warni disusun membentuk logo Google di kantor Google Indonesia, Jakarta (28/5/2015)
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiaseteadi memastikan, petinggi Google akan datang ke Kantor Direktorat Jenderal Pajak pada Kamis (17/1/2017).

Kedatangan petinggi Google itu untuk membahas terkait persoalan pajak yang sempat menemui jalan buntu pada Desember 2016 lalu.

"Jadi, jadi. Pukul 15.00 WIB datang nanti," ujar Ken saat ditemui di Kantor Direktorat Jenderal Pajak.

Namun, saat ditanya siapa petinggi Google yang akan datang, ia mengaku belum mengetahuinya. Menurutnya, Ditjen Pajak mengundang banyak pihak dari Google.

Sebelumnya, Ditjen Pajak melayangkan surat pemanggilan kepada Google terkait persoalan perpajakan yang belum juga mencapai titik temu.

Menurut Ken, pihaknya sudah memiliki data-data keuangan Google dari hasil usahanya di Indonesia.Nantinya, data itu akan dibuka di hadapan perwakilan Google.

Selama ini, Google kerap mengelak terkait persoalan data keuangannya. Oleh karena itu, Ken akan meminta penjelasan lengkap dari perusahaan internet asal Amerika Serikat (AS) itu.

"Mereka kan kalau dimintain data kan mbulet. (Sekarang) saya yang punya data, minta penjelasan sama dia, benar atau enggak," kata Ken.

Negosiasi penyelesaian utang pajak Google di Indonesia menemui jalan buntu setelah Ditjen Pajak menolak nilai pajak yang diajukan Google lantaran angkanya terlalu kecil.

Ditjen Pajak lantas memberikan ultimatum kepada perusahaan raksasa internet asal AS itu. Pemeriksaan pajak Google akan dilanjutkan dalam tahapan bukti permulaan yang berarti ada indikasi pidana.

Kompas TV Google Terancam Denda Hingga Penjara
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.