Sektor Industri Dasar Topang Laju Penguatan IHSG di Sesi I

Kompas.com - 25/01/2017, 12:35 WIB
Suasana pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (6/1/2017). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami reli kenaikan hingga 13,77 poin atau naik 0,26 persen ke level 5.339,27 pada jeda siang perdagangan saham jelang akhir pekan, Jumat (6/1/2017) pukul 11.30 WIB. KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGSuasana pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (6/1/2017). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami reli kenaikan hingga 13,77 poin atau naik 0,26 persen ke level 5.339,27 pada jeda siang perdagangan saham jelang akhir pekan, Jumat (6/1/2017) pukul 11.30 WIB.
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih melaju di jalur hijau pada penutupan perdagangan saham sesi I, Rabu (25/1/2017) pukul 12.00 WIB.

IHSG tercatat naik tipis 0,13 persen atau naik 6,9 poin ke level 5.298,98. Sektor industri dasar yang menguat 1,07 persen memimpin laju penguatan indeks, disamping tujuh sektor lain yang menguat.

Sementara itu sektor perkebunan dan perdagangan masing-masing tertekan 0,54 persen dan 0,62 persen dan menahan laju kenaikan indeks lebih jauh.

Dari data RTI, sebanyak 121 saham menguat dan menopang kenaikan IHSG walaupun 142 saham ditutup turun. Sementara 118 saham ditutup pada posisi tetap.

Aksi beli portofolio oleh investor asing turut mendongkrak IHSG di jeda siang ini. Net foreign buy di semua papan perdagangan tercatat Rp 585,1 miliar. Sementara net foreign buy di pasar reguler mencapai Rp 208,6 juta.

Saham CTRA dan SMGR tercatat meningkat dengan kenaikan di atas 2 persen, masing-masing 2,68 persen dan 2,87 persen.

Dari pasar spot Bloomberg, rupiah terpantau melemah 17 poin ke level 13.339. Sementara pada penutupan Selasa lalu, rupiah berada di level 13.322.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kompas TV "Main Saham", Sopir Taksi Ini Untung Besar



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lagi, Kredivo Dapat Suntikan Dana Segar Rp 1,4 Triliun

Lagi, Kredivo Dapat Suntikan Dana Segar Rp 1,4 Triliun

Rilis
BPK Berikan Opini WTP untuk Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2020

BPK Berikan Opini WTP untuk Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2020

Whats New
Sudah Dapat Izin Edar, Erick Thohir Ingatkan Penggunaan Ivermectin Harus Gunakan Resep Dokter

Sudah Dapat Izin Edar, Erick Thohir Ingatkan Penggunaan Ivermectin Harus Gunakan Resep Dokter

Whats New
CPNS 2021, Ini 34 Formasi Tenaga Kesehatan yang Wajib Pakai STR

CPNS 2021, Ini 34 Formasi Tenaga Kesehatan yang Wajib Pakai STR

Whats New
BPK Temukan 6 Masalah Program PEN, Dana Rp 1,69 Triliun Tak Sesuai Ketentuan

BPK Temukan 6 Masalah Program PEN, Dana Rp 1,69 Triliun Tak Sesuai Ketentuan

Whats New
Minat Jadi Dropshipper? Persiapkan 5 Hal Ini

Minat Jadi Dropshipper? Persiapkan 5 Hal Ini

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Bisakah Kita Memahami Penderitaan Korban Pelecehan Seksual?

[KURASI KOMPASIANA] Bisakah Kita Memahami Penderitaan Korban Pelecehan Seksual?

Rilis
Gandeng Hartadinata, Antam Luncurkan Perhiasan dan Emas Ukuran Mikro

Gandeng Hartadinata, Antam Luncurkan Perhiasan dan Emas Ukuran Mikro

Whats New
Terus Tumbuh, Uang Beredar Hampir Tembus Rp 7.000 Triliun

Terus Tumbuh, Uang Beredar Hampir Tembus Rp 7.000 Triliun

Whats New
Peserta Tapera Bakal Diperluas hingga Pegawai Swasta

Peserta Tapera Bakal Diperluas hingga Pegawai Swasta

Whats New
Teten Masduki: Izin Edar Produk Pangan Didominasi Pelaku Usaha Menengah dan Besar

Teten Masduki: Izin Edar Produk Pangan Didominasi Pelaku Usaha Menengah dan Besar

Whats New
Temukan 444 Tautan Penjualan Bahan Berbahaya di Marketplace, Kemendag Perketat Pengawasan

Temukan 444 Tautan Penjualan Bahan Berbahaya di Marketplace, Kemendag Perketat Pengawasan

Rilis
BPKP Temukan 40 Persen Belanja Pemda Tak Ada Manfaatnya

BPKP Temukan 40 Persen Belanja Pemda Tak Ada Manfaatnya

Whats New
UMR adalah Upah Minimum Regional, Apa Bedanya dengan UMP dan UMK?

UMR adalah Upah Minimum Regional, Apa Bedanya dengan UMP dan UMK?

Whats New
Menperin Imbau Pelaku Industri Terapkan Prokes Ketat dalam Kegiatan Produksi

Menperin Imbau Pelaku Industri Terapkan Prokes Ketat dalam Kegiatan Produksi

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X