Pembangunan Kawasan di Perbatasan RI-Timor Leste Perlu Didorong

Kompas.com - 01/02/2017, 15:03 WIB
Ketua Komisi V DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Fary Djemi Francis di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/11/2016) KOMPAS.com/Nabilla TashandraKetua Komisi V DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Fary Djemi Francis di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/11/2016)
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

KUPANG, KOMPAS.com - Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis meminta agar pembangunan kawasan ekonomi di daerah perbatasan antara Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Timor Leste dikembangkan.

Menurut Fary, fokus perhatian pemerintah saat ini yakni pembangunan infrastruktur di daerah perbatasan yakni dengan dibangunannya tiga buah pos lintas batas negara yang cukup megah yakni Motaain Kabupaten Belu, Wini Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Motamasin Kabupaten Malaka.

Selain itu, kata Fary, pemerintah juga membangun sejumlah jalan penghubung antara negara dengan kualitas bagus dan ukuran yang lebih besar.

“Saya kira, tidak hanya kita bangun secara fisik saja, tetapi kita mencoba pengembangan ekonomi di perbatasan itu menjadi prioritas kita, sehingga kita akan terus mendorong dan kita meminta kepada pemerintah berkaitan dengan pembangunan kawasan ekonomi,”ujar politisi partai Gerindra itu.

Fary menilai pembangunan ekonomi warga di perbatasan itu sangat penting dan saat ini terlihat belum begitu tampak, sehingga tentunya akan sangat kontras dengan pembangunan infrastruktur.

Dia pun berharap pemerintah bisa segera merespon dengan meningkatkan perekonomian warga sehingga warga di perbatasan yang adalah menjadi garda depan NKRI bisa sejahtera.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X