Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Operator XL Fokus Tingkatkan Kualitas Jaringan di 2017

Kompas.com - 01/02/2017, 20:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada tahun ini, PT XL Axiata Tbk (ECXL), operator telekomunikasi, fokus untuk membangun bisnisnya dengan terus meningkatkan kualitas jaringan.

Untuk membangun bisnis mobile data yang berkelanjutan, XL secara terus menerus menerapkan nilai-nilai pertumbuhan jangka panjang melalui agenda transformasi “3R” (Revamp, Rise, Reinvent).

Melalui strategi 3R, XL bertransformasi menuju bisnis berbasis layanan data. Artinya, XL fokus untuk meningkatkan infrastruktur layanan data yang didukung dengan jaringan yang lebih luas, lebih kuat serta lebih baik.

Hal ini dibarengi dengan pengelolaan biaya yang lebih baik dan juga restrukturisasi neraca keuangan.

Strategi tersebut menjadikan fundamental XL lebih kuat untuk bisa lebih kompetitif dan meraih kinerja yang lebih baik lagi di 2017.

Presiden Direktur & CEO XL, Dian Siswarini mengatakan pada 2016, fokus utama perseroan adalah meningkatkan cakupan dan kualitas jaringan data XL sebagai bagian dari strategi Transformasi untuk membangun bisnis layanan data yang kuat.

Selanjutnya, dengan selesainya berbagai inisiatif pengelolaan neraca keungan (Balance Sheet Management) dan tercapainya berbagai efisiensi biaya yang dilakukan, perseroan telah membangun fondasi untuk bisa meraih kinerja yang lebih baik di 2017.

"Jelas bahwa strategi 3R adalah strategi yang tepat untuk membangun bisnis XL menjadi lebih berkelanjutan dan menguntungkan," ujar dia melalui siaran pers, Rabu (1/2/2017).

Kinerja XL 2016

Pada 2016,  XL fokus menjadi salah satu penyedia layanan internet mobile terkemuka dengan investasi jaringan yang berkelanjutan guna meningkatkan kualitas dan cakupan wilayah layanan.

Tidak lama setelah 4G LTE hadir di Indonesia, layanan 4G dari XL kini telah mencakup hampir 100 kota di berbagai daerah, dengan lebih dari 8.200 BTS 4G.

Pembangunan jaringan 4G LTE tersebut, juga diimbangi dengan penggelaran jaringan 3G di frekuensi 900 MHz (U900), yang telah berhasil meningkatkan kualitas layanan 3G khususnya di luar Jawa secara signifikan.

Dengan investasi jaringan yang signifikan tersebut, XL kini memiliki kapasitas yang lebih dari cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat dan pelanggan atas layanan internet berkecepatan tinggi meskipun trafik layanan data juga terus meningkat pesat.

XL juga telah berhasil meraih pelanggan yang tepat. Hal itu ditunjukkan dengan peningkatan penetrasi smartphone sebesar 21 persen menjadi 63 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Dengan demikian, per akhir 2016 XL memiliki 29 juta pelanggan yang telah menggunakan smartphone. Jumlah tersebut meningkat 64 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan jumlah pelanggan smartphone tersebut sangat berarti seiring dengan meningkatnya rata-rata penggunaan layanan data secara signifikan, lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Total trafik di seluruh jaringan XL telah meningkat hingga 162 persen secara tahunan di 2016, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, terutama didorong oleh pertumbuhan trafik data.

Berdasarkan laporan keinerja XL di 2016 yang dipaparkan Rabu (1/2/2017), peningkatan terbesar ada pada laba bersih di mana XL mencatat laba sebesar Rp 376 miliar dibandingkan dengan rugi sebesar Rp 25 miliar di 2015.

Keuntungan tersebut diperoleh dari dampak positif atas penguatan rupiah terhadap dollar AS, serta hasil dari penjualan menara di periode tersebut.

Pada 2016, pendapatan XL menurun sebagai dampak dari pergeseran atas layanan legacy (voice dan SMS) ke data. Namun, tren di semester kedua 2016 menunjukkan hasil yang lebih positif bagi XL.

Per kuartal IV 2016, pendapatan data mampu menyumbang 50 persen dari total pendapatan XL, atau lebih baik dari pencapaian tahun sebelumnya sebesar 31 persen.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com