Pelindo I Fokus Kembangkan Pelabuhan Kuala Tanjung

Kompas.com - 02/02/2017, 08:00 WIB
PT Pelindo 1 menyediakan layanan TPFT online pertama di luar Jawa, Minggu (31/7/2016) Kontributor Medan, Mei LeandhaPT Pelindo 1 menyediakan layanan TPFT online pertama di luar Jawa, Minggu (31/7/2016)
|
EditorAprillia Ika

MEDAN, KOMPAS.com - Harapkan pemerintah untuk mengembangkan Pelabuhan Kuala Tanjung menjadi Pelabuhan Hub Internasional menjadi fokus kerja PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo I pada tahun ini. 

Saat ini progres pembangunan Terminal Multipurpose Pelabuhan Kuala Tanjung tahap I sudah mencapai 70 persen.

(Baca: Pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung Ditargetkan Rampung 2018)

"Kami akan berupaya keras agar pembangunan pelabuhan Kuala Tanjung ini selesai tepat waktu,” kata Direktur Utama Pelindo 1, Bambang Eka Cahyana, Rabu (1/2/2017).

Pelabuhan Kuala Tanjung akan dikembangkan dalam empat tahap. Tahap I Pengembangan Terminal Multipurpose Kuala Tanjung (2015 - 2017), tahap II Pengembangan Kawasan Industri 3000 Hektar (2016 - 2018), tahap III Pengembangan Dedicated/Hub Port (2017 - 2019) dan tahap IV pengembangan kawasan industri terintegrasi (2021 - 2023).

Bagi Pelindo I, pengembangan Kuala Tanjung merupakan kunci untuk memperluas sektor logistik Indonesia.

Letak strategis wilayah kerja Pelindo I yang berhadapan langsung dengan Selat Malaka, yang juga merupakan alur terpadat di dunia, adalah potensi dan peluang yang harus dikembangkan.

Saat ini program pembangunannya juga didukung penuh oleh segenap lapisan stakeholder, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat.

Pelindo I percaya penuh bahwa pada saatnya nanti ketika Pelabuhan Kuala Tanjung telah selesai dikembangkan dan siap beroperasi, tentu Kementerian Perhubungan akan memberikan status sebagai Pelabuhan Hub Internasional.

"Harapannya pelabuhan ini mampu melayani peningkatan demand pada muatan general cargo dan juga peti kemas. Serta adanya fleksibilitas terhadap pelayanan muatan dan juga peningkatan troughput," ucap Bambang.

Tak sampai di situ, dia juga berharap pelabuhan ini mampu memberi nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi. 

Sehingga, daerah hinterland-nya berkembang lebih pesat lagi dan menjadi salah satu penopang arus investasi yang datang ke negara lain.

Kompas TV Menhub Akan Merombak Tata Kelola Pelabuhan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X