Menempatkan Dana Darurat di Tabungan, Deposito, ataukah Reksa Dana Pasar Uang?

Kompas.com - 03/02/2017, 10:37 WIB
Tabungan juga sebaiknya dimiliki oleh pasangan, seperti apapun kesepakatan pengelolaannya. THINKSTOCKPHOTOSTabungan juga sebaiknya dimiliki oleh pasangan, seperti apapun kesepakatan pengelolaannya.
EditorBambang Priyo Jatmiko

Meski demikian, dalam berinvestasi reksa dana perlu diingat bahwa kinerja masa lalu bukan merupakan jaminan akan terulang di masa mendatang.

Dengan mempertimbangkan aspek kemudahan pencairan, biaya, dan hasil pengembalian dari tabungan, deposito dan reksa dana pasar uang, maka untuk penempatan dana darurat, masyarakat bisa mempertimbangkan tabungan dan reksa dana pasar uang sebagai pilihan.

Salah satu acuan yang bisa digunakan untuk penempatan dana darurat adalah senilai 30 persen dari dana darurat mesti disimpan di tabungan dan sisanya 70 persen di reksa dana pasar uang.

Penempatan 30 persen pada tabungan tabungan didasarkan karena pertimbangan kemudahan dalam melakukan pencairan.

Terkadang ada kondisi darurat yang membutuhkan dana cepat. Jika dana disimpan dalam deposito dan reksa dana pasar uang, walaupun ada yang bisa dicairkan dalam beberapa hari takutnya sudah terlambat.

Untuk 70 persen sisanya, dengan pertimbangan kondisi darurat tidak terjadi setiap hari dan kalaupun butuh cepat, pencairan reksa dana bisa cepat, maka sebaiknya dikembangkan di reksa dana pasar uang yang secara historis memberikan hasil investasi yang lumayan.

Apakah deposito tidak cocok untuk menyimpan dana darurat? Sebenarnya jika nilai dana darurat yang dimiliki relatif besar, dan kebetulan anda merupakan nasabah prioritas perbankan yang mendapatkan penawaran deposito dengan bunga tinggi, bisa dipertimbangkan.

Namun jika anda merupakan nasabah deposan biasa, maka fitur reksa dana pasar uang seharusnya akan lebih menarik

Demikian artikel ini, semoga bermanfaat.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X