6 Kementerian dan Sekretaris Kabinet Tinjau KEK Lhokseumawe

Kompas.com - 04/02/2017, 21:00 WIB
Tim lintas kementerian membahas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lhokseumawe, di kompleks PT Pupuk Iskandar Muda, Sabtu (4/2/2017) Kontributor Lhokseumawe, Masriadi Tim lintas kementerian membahas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lhokseumawe, di kompleks PT Pupuk Iskandar Muda, Sabtu (4/2/2017)
|
EditorAprillia Ika

LHOKSEUMAWE, KOMPAS. com – Sebanyak enam perwakilan kementerian dan sekretaris kabinet meninjau lokasi Kawasan Ekonomi Khusus ( KEK) Lhokseumawe, Sabtu (4/2/2017).

Mereka adalah perwakilan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Koodinator Bidang Perekonomian, Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia serta perwakilan dari Sekretaris Kabinet RI.

Supervisor Komunikasi dan Humas, PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) Faisal Wardhana menyebutkan total jumlah tim yang meninjau lokasi KEK Lhokseumawe itu sebanyak 25 orang.

“Mereka juga mengunjungi lokasi, melihat apa saja perencanaan pemerintah setelah KEK ada dan kesiapan industri, salah satunya PIM,” kata Faisal.

Dia menjelaskan, sejauh ini, peraturan pemerintah tentang KEK Lhokseumawe segera dikirim ke Presiden RI Joko Widodo.

“Hasil pertemuan dengan Kemenko Perekonomian, akan dikirim ke presiden secepat mungkin dan semoga bisa segera terbit PP-nya,” kata Faisal.

Sebelumnya diberitakan tiga BUMN yaitu PT Pertamina, PT Pelindo dan PT PIM, ditambah Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh tergabung dalam KEK Lhokseumawe. Kini, tinggal menunggu PP KEK Lhokseumawe ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo.

Kompas TV Ketimpangan Ekonomi Indonesia Masih Tinggi

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mentan: Sektor Pertanian Sudah Mulai Menyambut Era 4.0

Mentan: Sektor Pertanian Sudah Mulai Menyambut Era 4.0

Rilis
Sebelum Indonesia, Negara-negara Ini Sudah Lebih Dulu Pungut PPN untuk Netlfix dkk

Sebelum Indonesia, Negara-negara Ini Sudah Lebih Dulu Pungut PPN untuk Netlfix dkk

Whats New
Siapa Bilang Pemilik Merek Pizza Hut Mau Bangkrut?

Siapa Bilang Pemilik Merek Pizza Hut Mau Bangkrut?

Whats New
Pembangunan Pabrik Es Krim Aice Senilai Rp 500 Miliar Molor, Ini Sebabnya

Pembangunan Pabrik Es Krim Aice Senilai Rp 500 Miliar Molor, Ini Sebabnya

Whats New
Suku Bunga Negatif Akan Diterapkan Bank Sentral Inggris, Apa Risikonya?

Suku Bunga Negatif Akan Diterapkan Bank Sentral Inggris, Apa Risikonya?

Whats New
Dari Cemilan Rambut Nenek, Ryan Raup Omzet Rp 100 Juta

Dari Cemilan Rambut Nenek, Ryan Raup Omzet Rp 100 Juta

Work Smart
Sederet Klaim Kementan Soal Kalung Ajaib Eucalyptus Anticorona

Sederet Klaim Kementan Soal Kalung Ajaib Eucalyptus Anticorona

Whats New
[MONEY SEPEKAN] 15 Orang Paling Kaya di Indonesia Makin Tajir | Profil M Nasir, Anggota DPR yang Usir Orias

[MONEY SEPEKAN] 15 Orang Paling Kaya di Indonesia Makin Tajir | Profil M Nasir, Anggota DPR yang Usir Orias

Earn Smart
BNI, Bank Komersial Tertua Indonesia yang Sempat Jadi Bank Sentral

BNI, Bank Komersial Tertua Indonesia yang Sempat Jadi Bank Sentral

Whats New
Taksi Express Terancam Pailit? Ini Penjelasan Dirut TAXI

Taksi Express Terancam Pailit? Ini Penjelasan Dirut TAXI

Whats New
Ini Kekayaan Pemilik Susi Air dan Mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti

Ini Kekayaan Pemilik Susi Air dan Mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti

Whats New
'Karena di Warung Sebelah Saja Pun Es Krim Ini Ada...'

"Karena di Warung Sebelah Saja Pun Es Krim Ini Ada..."

Whats New
Ratusan Ribu Pensiunan PNS Tak Bisa Cairkan Tabungan Rumahnya, Kenapa?

Ratusan Ribu Pensiunan PNS Tak Bisa Cairkan Tabungan Rumahnya, Kenapa?

Whats New
Kementan soal Kalung Antivirus: Ini Bukan Obat Oral, Ini Bukan Vaksin...

Kementan soal Kalung Antivirus: Ini Bukan Obat Oral, Ini Bukan Vaksin...

Whats New
Bagaimana Ekonomi Timor Leste Setelah 18 Tahun Merdeka dari Indonesia?

Bagaimana Ekonomi Timor Leste Setelah 18 Tahun Merdeka dari Indonesia?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X