Kompas.com - 06/02/2017, 07:39 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) baru saja mengeluarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 10 Tahun 2017 tentang Pokok-Pokok dalam Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik.

Menurut Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jarman, aturan baru itu dibuat karena banyak pengembang listrik swasta tak memenuhi kewajiban seperti yang tertera di dalam perjanjian jual beli listrik (Power Purchase Agreement/PPA) dengan PLN.

"Dengan aturan ini jelas, kalau pengoperasian tidak tercapai itu ada penalti. Ketika lama dia mundur (pengoperasiannya), makin besar penaltinya," ujar Jarman pada acara diskusi "Energi Kita", Jakarta, Minggu (5/2/2017).

Selama ini, kata Jarman, banyak perjanjian jual beli listrik yang terkatung-katung lantaran sikap pengembang listrik swasta yang bandel. Bahkan meski sudah ada perjanjian dengan PLN, pengembang swasta justru kerap memilih menjual listrik ke pihak lain.

Berdasarkan Permen ESDM Nomor 10 Tahun 2017, bila penjual listrik tidak dapat mengirimkan energi listrik sesuai kontrak karena kesalahan penjual, maka penjual wajib membayar penalti kepada PLN.

Sementara itu, terkait besaran penaltinya akan disesuaikan dengan biaya yang dikeluarkan PLN untuk menggantikan energi yang tidak dapat disalurkan.

"PPA yang selama ini terkatung-katung diharapkan tidak ada lagi. Diharapkan yang jual beli listrik ini betul-betul yang punya pengalaman dan finansial," kata Jarman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.