LPEI Bakal Biayai BUMN untuk Ekspor Senjata hingga Pesawat Terbang

Kompas.com - 07/02/2017, 16:00 WIB
Pelaksana Tugas Ketua Dewan Direktur dan Direktur Eksekutif Eximbank Indonesia Susiwijono Moegiarso, di Jakarta, Selasa (7/2/2017). Estu Suryowati/KOMPAS.comPelaksana Tugas Ketua Dewan Direktur dan Direktur Eksekutif Eximbank Indonesia Susiwijono Moegiarso, di Jakarta, Selasa (7/2/2017).
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia ( LPEI) atau Eximbank Indonesia pada tahun ini bakal membiayai enam Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) untuk mengekspor berbagai produk dari senjata atau alutsista hingga pesawat terbang.

Pelaksana Tugas Dewan Direktur dan Direktur Eksekutif Eximbank Indonesia Susiwijono mengatakan, pembiayaan ekspor tersebut merupakan bagian dari program pembiayaan National Interest Account (NIA). Adapun dana yang dialokasikan untuk program ini mencapai Rp 2 triliun.

"Pendanaannya dari Penyertaan Modal Negara (PMN). Tahun ini kami dapat PMN Rp 3,2 triliun, sebanyak Rp 2 triliun diantaranya untuk program NIA," kata Susiwijino, di Jakarta, Selasa (7/2/2017).

Menurut Susiwijino, yang menarik dari progam NIA ini adalah lembaga pembiayaan ini bisa memberikan kredit kepada debitur untuk melakukan ekspor bahkan ke pasar yang tidak feasible.

Rencana penetrasi pasar ekspor non-tradisional oleh perusahaan BUMN antara lain ke negara-negara kawasan Asia-Pasifik, Asia Selatan, Amerika Selatan, dan Afrika.

"Tahun ini yang ada di pipeline kami itu PT INKA, PT DI, PT Pindad, PT LEN, PT PAL, dan PT Barata," imbuh Susiwijono.

PT INKA akan mengekspor gerbong penumpang ke Bangladesh dan diesel multiple unit ke Srilanka. Sementara itu PT Pindad akan mengekspor special purpose vehicle Anoa, ekskavator, dan alutsista ke Asia Pasifik dan Afrika.

Adapun PT Dirgantara Indonesia akan mengekspor pesawat CN 235 dan CN 212 ke Senegal, Uni Emirate Arab, Thailand, serta Nepal.

Sedangkan PT LEN melalui anak usahanya PT Len Railways System akan mengekspor jasa kontraktor persinyalan ke Bangladesh.

PT PAL Indonesia akan mengekspor kapal militer ke Filipina, dan PT Barata Indonesia akan mengekspor komponen Boogie ke Amerika Selatan.

Kompas TV Data Ekspor Indonesia Naik Hampir 8%



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Maskapai Minta Pemerintah Gulirkan Beragam Insentif Secepatnya

Maskapai Minta Pemerintah Gulirkan Beragam Insentif Secepatnya

Whats New
Kesempatan UMKM untuk Ikut Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Makin Terbuka

Kesempatan UMKM untuk Ikut Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Makin Terbuka

Whats New
Penyelundupan Benur Marak, KKP Lepasliarkan Lagi Ribuan Benih Lobster

Penyelundupan Benur Marak, KKP Lepasliarkan Lagi Ribuan Benih Lobster

Whats New
Investor Pemula, Hati-hati Fenomena 'Pompom' Saham

Investor Pemula, Hati-hati Fenomena "Pompom" Saham

Whats New
Berapa Proporsi Investasi Emas yang Ideal untuk Karyawan?

Berapa Proporsi Investasi Emas yang Ideal untuk Karyawan?

Earn Smart
Ingin Jajan Enak Tanpa Takut Boros? Manfaatkan Promo 3.3 Pesta Cashback ShopeePay

Ingin Jajan Enak Tanpa Takut Boros? Manfaatkan Promo 3.3 Pesta Cashback ShopeePay

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Pamer Gaji di Media Sosial | Netizen Indonesia Tidak Sopan | Menghindari dan Mengatasi FOMO

[POPULER DI KOMPASIANA] Pamer Gaji di Media Sosial | Netizen Indonesia Tidak Sopan | Menghindari dan Mengatasi FOMO

Rilis
BCA Imbau Ganti Kartu ATM Magnetic Stripe ke Chip Secepatnya

BCA Imbau Ganti Kartu ATM Magnetic Stripe ke Chip Secepatnya

Whats New
Selama Pandemi, Warung Mitra Bukalapak Meningkat 4 Juta Pelapak

Selama Pandemi, Warung Mitra Bukalapak Meningkat 4 Juta Pelapak

Whats New
Pamer Cupang, Erick Thohir Teringat Masa Awal Coba Berbisnis

Pamer Cupang, Erick Thohir Teringat Masa Awal Coba Berbisnis

Whats New
Gandeng BRI, TaniFund Siapkan Dana Rp 200 Miliar untuk Petani dan UMKM

Gandeng BRI, TaniFund Siapkan Dana Rp 200 Miliar untuk Petani dan UMKM

Rilis
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Mau Dibuka, Jangan Lupa Persiapannya

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Mau Dibuka, Jangan Lupa Persiapannya

Whats New
Bayar Biaya Nikah KUA Bisa Via Bukalapak, Simak Caranya

Bayar Biaya Nikah KUA Bisa Via Bukalapak, Simak Caranya

Whats New
Hati-hati Terjebak Skema Money Game seperti Vtube dan TikTok Cash

Hati-hati Terjebak Skema Money Game seperti Vtube dan TikTok Cash

Earn Smart
Resmi, Ini Cara Dapat Diskon PPnBM Mobil dari Sri Mulyani

Resmi, Ini Cara Dapat Diskon PPnBM Mobil dari Sri Mulyani

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X