Garuda: Dari 10 Frekuensi Penerbangan Rute Jakarta-Yogyakarta, Hanya Satu yang Dibekukan

Kompas.com - 07/02/2017, 19:33 WIB
Proses evakuasi pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA 258 yang tergelincir di Bandara Adisutjipto, Sleman, DI Yogyakarta, sehari sebelumnya berlangsung hingga,  Kamis (2/2/2017) siang. Bandara tersebut dibuka kembali pada pukul 14.18 setelah badan pesawat berhasil dipindahkan dari dekat landasan pacu. KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOProses evakuasi pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA 258 yang tergelincir di Bandara Adisutjipto, Sleman, DI Yogyakarta, sehari sebelumnya berlangsung hingga, Kamis (2/2/2017) siang. Bandara tersebut dibuka kembali pada pukul 14.18 setelah badan pesawat berhasil dipindahkan dari dekat landasan pacu.
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Maskapai penerbangan plat merah Garuda Indonesia menegaskan hanya satu frekuensi rute Jakarta-Yogyakarta yang dibekukan oleh Kementerian Perhubungan. Frekuensi rute tersebut yakni penerbangan GA-258 yang memiliki jadwal keberangkatan pukul 17.20 WIB dan tiba pada pukul 18.35 WIB.

VP Corporate Communications Garuda Indonesia Benny S Butarbutar menerangkan, saat ini Garuda melayani sepuluh penerbangan Jakarta-Yogyakarta pulang pergi (pp) setiap harinya. Sehingga, sembilan penerbangan lainnya masih beroperasi dengan normal.

"Penerbangan lainnya tetap dilayani dengan normal seperti biasa," ujar Benny dalam keterangan resmi yang diterima, Jakarta, Selasa (7/2/2017).

Benny menuturkan, maskapai memahami maksud dan tujuan pemberian sanksi sebagai upaya untuk menciptakan iklim industri penerbangan yang sehat, aman, dan kondusif bagi pertumbuhan transportasi udara ke depannya.

Oleh karena itu, Garuda Indonesia mendukung penuh kebijakan Kementerian Perhubungan guna keperluan upaya perbaikan Corrective plan.

"Manajemen Garuda Indonesia akan bekerja sama dengan pihak regulator dan menerima sanksi tersebut begitu mendapatkan surat resmi dari Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan," tandasnya.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membekukan sementara satu rute Garuda Indonesia Jakarta-Yogyakarta. Pembekuan ini terkait tergilincirnya pesawat Garuda Indonesia GA 258 Jakarta-Yogyakarta pada Rabu (1/2/2017) lalu.

Kemenhub pun memberikan kesempatan kepada Garuda Indonesia untuk melakukan rencana aksi perbaikan atau corrective action plan atas kejadian tersebut. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X