Boeing Menangi Pesanan 39 Pesawat dari Singapore Airlines

Kompas.com - 10/02/2017, 18:30 WIB
Fasilitas perakitan Boeing 787 Dreamliner di South Carlonia, AS. Boeing ImagesFasilitas perakitan Boeing 787 Dreamliner di South Carlonia, AS.
|
EditorM Fajar Marta

SINGAPURA, KOMPAS.com — Raksasa pabrikan pesawat Boeing memenangi tender pesanan 39 pesawat jet berbadan lebar dari maskapai penerbangan Singapore Airlines. Pesanan ini akan membantu mengekspansi dan memperbarui pesawat-pesawat yang dimiliki maskapai penerbangan nasional Singapura itu.

Singapore Airlines akan memesan 20 pesawat seri 777-9 dan 19 pesawat seri 787-10 Dreamliner. Adapun nilai transaksinya mencapai 13,8 miliar dollar AS.

Mengutip USA Today, Jumat (10/2/2017), ini adalah pesanan pertama Singapore Airlines atas varian pesawat 777 terbaru dan terbesar Boeing. Pesawat seri 777-9 diharapkan dapat mulai terbang dalam beberapa tahun ke depan.

Singapore Airlines dipandang sebagai salah satu maskapai penerbangan paling mewah di dunia karena layanannya yang berkelas. Maskapai ini juga spesialis penerbangan jarak jauh dan mengoperasikan rute-rute panjangnya itu dari hub di bandara internasional Changi, Singapura.

Pihak Singapore Airlines menyatakan, pesawat-pesawat yang dipesan tersebut akan digunakan, baik untuk ekspansi maupun membantu menggantikan pesawat lama yang akan dipensiunkan.

"Pesanan pesawat berbadan lebar ini memungkinkan kami untuk terus mengoperasikan pesawat-pesawat modern dan hemat bahan bakar, sekaligus memberi kesempatan ekspansi bagi SIA Group sehingga memastikan posisi kami tetap yang terdepan," ujar CEO Singapore Airlines Goh Choon Phong.

Singapore Airlines menyatakan, pesawat-pesawat baru itu akan dikirim pada tahun 2020. Pesanan ini juga memberi skor tambahan bagi Boeing yang memang bersaing keras dengan Airbus dalam memenangi pangsa pasar pesawat berbadan lebar.

Singapore Airlines pun dikenal sebagai konsumen utama pesawat berbadan lebar Airbus A350. Maskapai itu sudah memesan 67 pesawat Airbus seri A350-900, termasuk versi untuk penerbangan super-jauh alias ultra-long haul (ULR) yang diharapkan mulai terbang tahun depan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X