Menko Darmin Cek Progres Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika

Kompas.com - 11/02/2017, 12:54 WIB
Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution dan rombongan saat meninjau KEK Mandalika, Sabtu (11/2/2017) Yoga SukmanaMenteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution dan rombongan saat meninjau KEK Mandalika, Sabtu (11/2/2017)
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorM Fajar Marta

MANDALIKA, KOMPAS.com - Meski akhir pekan, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution tetap memiliki agenda padat. Sabtu (11/2/2016) misalnya, ia justru mengecek progres pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok.

Ia menuturkan, pemerintah sedang mengembangkan sejumlah daerah menjadi KEK. Jenis pengembangannya disesuaikan dengan ciri khas atau potensi daerah itu sendiri.

"KEK itu ada yang fokus pengelolaan sumberdaya alam, nah Mandalika adalah KEK pariwisata," ujar Darmin saat memberikan arahan.

Setelah mendengarkan laporan progres KEK Mandalika, Darmin meninjau sejumlah proyek yaitu instalasi pengolahan air minum Sea Water Reverse Osmosis, pembangunan masjid KEK Mandalika, dan penataan Pantai Kuta Mandalika.

Dalam tinjauannya, Darmin mendapatkan sejumlah laporan terkait perkembangan proyek-proyek tersebut. Tak ketinggalan, ia meminta agar pembangunan KEK Mandalika dipercepat.

Dalam tinjauan progres KEK Mandalika, Darmin ditemani sejumlah pejabat di antaranya Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhamad Amin dan Direktur Utama ITDC Abdulbar Mansoer.

Usai meninjau KEK Mandalika, Darmin dijadwalkan akan meninjau dan berdialog dengan pengrajin tenun sukarare serta meninjau Pelabuhan Gili Lembar di Lombok Barat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X