Investor Asing Minati Surat Berharga Syariah Negara

Kompas.com - 16/02/2017, 12:00 WIB
Kompas TV Obligasi Jadi Hobi, Kredit Bank Tidak Laku?
EditorAprillia Ika

Momentum tersebut dimanfaatkan investor asing untuk mengakumulasi sukuk negara, pasca pasar tertekan di Oktober dan November 2016. Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) mencatat, kinerja SBSN di Oktober 2016 minus 0,39% dan November 2016 minus 2,74 persen.

Sementara rata-rata imbal hasil investasi di sukuk per 13 Februari 2017 mencapai 2,2 persen bila dihitung sejak awal tahun. "Faktor tersebut diduga membuat kepemilikan asing di SBSN naik," kata Beben.

Trump Effect

Beben berpendapat, prospek investasi sukuk ke depan akan dipengaruhi sentimen "Trump Effect" dan kebijakan The Fed.

Ekonomi Eropa dan China yang masih kurang baik juga akan mempengaruhi keputusan investasi investor asing. Kepemilikan asing di SBSN diprediksi turun akhir tahun nanti. Apalagi pasar SBSN sudah jenuh beli.

Secara konservatif, Beben memprediksi kepemilikan asing di SBSN 2017 ini tumbuh 5 persen-10 persen. Sedangkan rata-rata imbal hasil sukuk sepanjang tahun ini sekitar 7 persen-8 persen.

Desmon Silitonga, Analis Capital Asset Management, juga berpendapat bahwa kepemilikan asing di SBSN berpotensi menanjak di waktu mendatang. Dengan catatan, inflasi dalam negeri tetap terkendali di level 4 persen.

"Meskipun pertumbuhan SBSN melesat, secara nominal masih terbilang kecil dibandingkan dengan Surat Utang Negara (SUN), karena asing lebih suka yang likuiditasnya tinggi," papar Desmon.

Ia memprediksi, kepemilikan SBSN oleh investor asing akan tumbuh 5 persen-7 persen tahun ini. Sedangkan yield SUN bertenor 10 tahun diperkirakan sekitar 7,2 persen-7,8 persen. (Umi Kulsum)

Halaman:


Sumber KONTAN
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X