Pilkada DKI Dua Putaran, Pemerintah Tak Khawatir Ekonomi Terganggu

Kompas.com - 16/02/2017, 20:25 WIB
Penulis Ihsanuddin
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah tak khawatir ekonomi terganggu dengan pemilihan gubernur DKI Jakarta yang akan memasuki putaran kedua.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menanggapi kemungkinan banyaknya investor yang masih menunggu hingga Pilkada DKI putaran kedua selesai pada April mendatang untuk menanamkan investasinya.

"Ya tentu saja ada (investor) yang menunggu," kata Darmin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/2/2017).

Darmin mengatakan, untuk menambah kepercayaan investor dan pengusaha, pihaknya akan segera menyelesaikan paket kebijakan ekonomi jilid 15.

Darmin mengatakan, sebenarnya paket yang mengatur mengenai logistik ini sudah selesai disusun. Namun, penjelasannya terlalu umum, kurang jelas apa hasil yang diharapkan sehingga dibutuhkan penyempurnaan.

"Begitu selesai, kita akan umumkan. Memang kita ini tidak boleh diam, karena kalau kita diam, orang akan menunggu," ucap Darmin.

Berdasarkan hasil hitung cepat dari berbagai lembaga, pilkada DKI Jakarta akan memasuki putaran kedua setelah tidak ada pasangan calon yang berhasil meraih suara 50 persen plus 1.

Hitung cepat Litbang Kompas misalnya, Ahok-Djarot meraih 42,87 persen suara, Anies-Sandi 39,76 persen suara dan Agus-Sylvi 17,37 persen suara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.