Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemerintah Kaji Fasilitas "Tax Allowance" untuk Industri yang Kembangkan Pendidikan Vokasi

Kompas.com - 17/02/2017, 21:07 WIB
Yoga Sukmana

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menggelar rapat koordinasi pengembangan pendidikan dan pelatihan vokasional atau kejuruan di Kantor Koordinator Perekonomian, Jumat (17/2/2017).

Usai rapat, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah akan menyiapkan insentif kepada industri untuk mendukung dan ikut memfasilitasi pengembangan pendidikan vokasional.

"Salah satu fasilitas yang diusulkan bisa berupa tax allowance dan itu nanti akan dibahas," ujar Airlangga di Kantor Koordinator Perekonomian. Tax allowance adalah salah satu insentif berupa pemotongan pajak yang diberikan pemerintah kepada perusahaan tertentu untuk kepentingan tertentu.

Meski begitu tutur Airlangga, kebijakan itu akan terlebih dahulu dibicarakan dengan Kementerian Keuangan.

Di tempat yang sama, Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri mengatakan, pengembangan pendidikan vokasional bertujuan untuk meningkatkan pemerataan pembangunan ekonomi.

"Sekaligus mengurangi atau menekan ketimpangan sosial melalui pengembangan SDM. Salah satu kunci di situ adalah soal bagaimana input pengembangan SDM, baik melalui pendidikan formal maupun melalui pelatihan kerja," kata Hanif.

Sebenarnya, pemerintah sudah melakukan pengembangan pendidikan vokasional. Hanya saja tutur Hanif, pemerintah akan lebih mengarahkan sehingga sesuai dengan kebutuhan industri.

Oleh karena itu, pengembangkan pendidikan dan pelatihan vokasional juga menggandeng pelaku usaha. Pada tahap awal, ada 260 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang akan disambungkan ke 50 industri.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com