Nielsen: Konsumen Indonesia Kurangi Belanja "Online" di Kuartal IV 2016

Kompas.com - 22/02/2017, 10:00 WIB
Survei Indeks Keyakinan Global Nielsen Dok. NielsenSurvei Indeks Keyakinan Global Nielsen
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil survei terbaru Nielsen dalam Nielsen Global Survey of Consumer Confidence and Spending Intention menunjukkan bahwa jumlah konsumen online Indonesia yang memilih untuk mengurangi belanja meningkat di kuartal IV 2016.

Jumlah konsumen yang mengurangi belanja baju baru meningkat menjadi 49 persen dibandingkan kuartal III 2016 yang sebesar 47 persen.

(Baca: Nielsen: Indeks Keyakinan Konsumen Indonesia Turun di Kuartal IV 2016)

Disusul oleh konsumen yang memilih mengurangi hiburan di luar rumah (46 persen), menunda mengganti teknologi baru (43 persen), mengurangi biaya liburan (40 persen) dan mengurangi membeli makanan siap antar (35 persen).

Sekadar informasi, Nielsen Global Survey of Consumer Confidence and Spending Intentions dilaksanakan pada 31 Oktober – 18 November 2016 dan mensurvei lebih dari 30.000 konsumen online di 63 negara.

Meskipun metode survei online dapat menjangkau skala yang besar secara global, survei ini hanya memberikan perspektif dari kebiasaan pengguna internet, bukan populasi total.  

Dok. Nielsen Survei Indeks Keyakinan Konsumen Indonesia Kuartal IV 2016 oleh Nielsen

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Resesi Ekonomi?

Riset Nielsen menunjukkan, pada kuartal IV 2016, persepsi konsumen Indonesia mengenai resesi ekonomi juga memburuk.

Konsumen Indonesia yang berpendapat bahwa saat ini negara sedang berada dalam keadaan resesi ekonomi meningkat menjadi 54 persen dibanding kuartal III 2016 yang hanya 47 persen.

Tampaknya persepsi tersebut berdampak pada cara konsumen membelanjakan dana cadangan mereka, dimana konsumen yang menggunakan dana cadangannya untuk menabung menjadi lebih sedikit.

Jika di kuartal III 2016 ada 77 persen konsumen Indonesia yang memilih menggunakan dana cadangannya untuk menabung, pada kuartal IV 2016 jumlah ini menurun menjadi 71 persen.  
Di sisi lain, konsumen yang menggunakan dana cadangan untuk berinvestasi di pasar saham atau reksa dana sedikit meningkat dari 28 persen di kuartal III 2016 menjadi 30 persen di kuartal IV 2016.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota DPR: Realisasi Anggaran Food Estate Jangan Tumpang Tindih

Anggota DPR: Realisasi Anggaran Food Estate Jangan Tumpang Tindih

Whats New
Cara dan Syarat Perpanjang SKCK Secara Online

Cara dan Syarat Perpanjang SKCK Secara Online

Whats New
Saham-saham Ini Berpotendi Dilepas BP Jamsostek, Apa Kata Analis?

Saham-saham Ini Berpotendi Dilepas BP Jamsostek, Apa Kata Analis?

Whats New
PT Ferron Par Pharmaceuticals Pasang PLTS 3.000 Meter Persegi di Cikarang

PT Ferron Par Pharmaceuticals Pasang PLTS 3.000 Meter Persegi di Cikarang

Rilis
Masih Dibayangi Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Menguat, Rupiah Stagnan

Masih Dibayangi Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Menguat, Rupiah Stagnan

Whats New
Ekspor Dilarang, KKP Selamatkan Rp 138,4 Miliar dari Penyelundupan Benih Lobster

Ekspor Dilarang, KKP Selamatkan Rp 138,4 Miliar dari Penyelundupan Benih Lobster

Whats New
Kurs Rupiah di 5 Bank Hari Ini

Kurs Rupiah di 5 Bank Hari Ini

Whats New
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini Mulai dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini Mulai dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Whats New
Dideportasi dari Malaysia, 145 Pekerja Migran Bermasalah Langsung Dikarantina

Dideportasi dari Malaysia, 145 Pekerja Migran Bermasalah Langsung Dikarantina

Whats New
Kasus Covid-19 Tinggi, Penerbangan dari Indonesia Dilarang Masuk Hong Kong Mulai Hari Ini

Kasus Covid-19 Tinggi, Penerbangan dari Indonesia Dilarang Masuk Hong Kong Mulai Hari Ini

Whats New
[POPULER MONEY] BPK Minta BP Jamsostek Lepas Sejumlah Saham | Cara Cek NIK KTP Secara Online

[POPULER MONEY] BPK Minta BP Jamsostek Lepas Sejumlah Saham | Cara Cek NIK KTP Secara Online

Whats New
Pelni Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 Perkapalan, Ini Cara Daftarnya

Pelni Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 Perkapalan, Ini Cara Daftarnya

Whats New
Fitur Biometrik Dikembangkan, Buka Rekening di BSI Mobile Tak Sampai 5 Menit

Fitur Biometrik Dikembangkan, Buka Rekening di BSI Mobile Tak Sampai 5 Menit

Rilis
Dalam Forum G20-LEMM, Sekjen Kemenaker Paparkan 4 Komitmen RI Terkait Isu Ketenagakerjaan

Dalam Forum G20-LEMM, Sekjen Kemenaker Paparkan 4 Komitmen RI Terkait Isu Ketenagakerjaan

Rilis
Kerap Dicatut, KSEI Tegaskan Tak Pernah Tawarkan Investasi

Kerap Dicatut, KSEI Tegaskan Tak Pernah Tawarkan Investasi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X