Menteri Pendidikan: Pelajar dan Mahasiswa Harus Jadi Pengusaha

Kompas.com - 22/02/2017, 17:01 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi usai menjenguk Zanette Kalila Amaria (13) di RS Kartika, Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur, Sabtu (31/12/2016). Zanette adalah putri dari almarhum Dodi Triono (59), korban pembunuhan di perumahan Pulomas Residence. Alsadad RudiMenteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi usai menjenguk Zanette Kalila Amaria (13) di RS Kartika, Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur, Sabtu (31/12/2016). Zanette adalah putri dari almarhum Dodi Triono (59), korban pembunuhan di perumahan Pulomas Residence.
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi mengatakan, pihaknya bersama dengan Kementerian Koperasi dan UKM menjalin kerja sama dalam hal pengem bangan koperasi dan wirausaha.

"Selain pengembangan koperasi-koperasi di sekolah, kami juga memiliki program yang bertujuan untuk mengubah mindset di kalangan pelajar dan mahasiswa, dari pencari kerja menjadi wirausaha atau mencetak lapangan kerja sendiri," tukas Mendikbud melalui keterangan resmi, Rabu (22/2/2017).

Hal itu diungkapkan Mendikbud saat acara penandatangan kerja sama dengan Kemenkop UKM dalam hal pengembangan koperasi sekolah di Jakarta.

Dengan itu, pihaknya akan menyusun petunjuk teknis (juknis) terkait pengembangan koperasi di sekolah yang dilakukan bersama Kemenkop UKM.

"Juknis segera kita susun agar bisa segera diedarkan ke seluruh sekolah di seluruh Indonesia," kata Muhadjir.

Deputi Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM Prakoso BS menambahkan, dengan kerja sama tersebut diharapkan mampu mendorong koperasi siswa agar lebih maju lagi dan dapat bekerjasama dalam pelaksanaan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

"Prakteknya di lapangan, kami menganjurkan para pemegang kartu KIP berbelanja keperluan sekolah seperti buku, alat tulis, dan sebagainya, di koperasi-koperasi siswa atau koperasi sekolah," kata Prakoso.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena, lanjut Prakoso, rata-rata setiap sekolah di Indonesia sudah memiliki koperasi, baik itu koperasi karyawan sekolah atau pun koperasi siswa. Namun, untuk koperasi siswa memang belum berbadan hukum, hanya memiliki ijin dari Pemda.

"Untuk lebih meningkatkan pemahaman siswa tentang koperasi, kami juga memiliki program pelatihan perkoperasian dan kewirausahaan bagi siswa (pelajar) dan mahasiswa," pungkas Prakoso.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.