Menhub Jamin Penyambutan Raja Saudi Sesuai Prosedur VVIP

Kompas.com - 23/02/2017, 14:13 WIB
Menhub Budi Karya di Semarang, Rabu (22/2/2017) Dok. KemenhubMenhub Budi Karya di Semarang, Rabu (22/2/2017)
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan akan melayani dengan baik kunjungan rombongan besar dari Kerajaan Arab Saudi yang dipimpin langsung oleh Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud di Jakarta dan Bali.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan penyambutan dan pelayanan akan dilakukan sesuai aturan yang berlaku pada bidang penerbangan untuk tamu negara VVIP. 

Saat ini, kata dia, di Bandara Ngurah Rai Bali, telah dibentuk pos koordinasi (posko) yang dikoordinasikan oleh TNI AU terkait kegiatan penyambutan rombongan VVIP tersebut. Posko tersebut beranggotakan PT Angkasa Pura I (Persero), AirNav Indonesia, TNI AU, Otoritas Bandar Udara (OBU) dan Kepolisian RI.

"Kami akan memastikan keselamatan, keamanan dan kenyamanan rombongan VVIP tersebut  selama di bandara,” ujar Budi Karya dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis (23/2/2017).

Dirinya pun berharap adanya penyambutan tamu negara tersebut tidak mengganggu operasional penerbangan sehari-hari di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta dan Bandara Ngurah Rai, Denpasar.

Terkait dengan penyambutan itu, Kepala Bagian Kerjasama dan Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Agoes Soebagio akan mengeluarkan Notice to Airmen (Notam) yang diperlukan untuk peringatan terhadap semua pihak yang terkait penerbangan di dua bandara tersebut.

"Kami akan mengeluarkan notam secepatnya jika ada kegiatan terkait penerbangan VVIP dari Kerajaan Arab Saudi tersebut," imbuh Agoes. 

Sekretaris Kabinet Pramono Anung sebelumnya menyebutkan bahwa kunjungan kenegaraan Raja Salman akan berlangsung dari 1-3 Maret. Sementara itu, dari 4-9 Maret, Raja Salman dan rombongan akan berada di Bali untuk beristirahat.

Adapun rombongan Raja Salman akan datang menggunakan tujuh unit pesawat dan akan mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma.

Tujuh pesawat berukuran wide body itu terdiri dari dua unit Boeing 777, satu unit Boeing 747 SP, satu unit Boeing 747-300, satu unit Boeing 747-400, satu unit Boeing 757, dan satu unit pesawat Hercules.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X