Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tahun Ini, BPJS Ketenagakerjaan Target Hadir di 40 Persen PTSP

Kompas.com - 24/02/2017, 11:30 WIB
Yoga Sukmana

Penulis

NUSA DUA, KOMPAS.com - BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong layanan jaminan sosial kepada seluruh pekerja di Indonesia. Rencana untuk bisa hadir langsung diseluruh kantor Payanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sudah dibuat.

Dalam jangka pendek, BPJS Ketenagakerjaan menargetkan bisa meningkatkan kehadirannya di PTSP yang saat ini baru sekitar 25 persen. Target yang akan dikejar pada tahun 2017 adalah 40 persen.

Saat ini, dari total 561 daerah provinsi, kabupaten, kota, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), kawasan perdagangan bebas, tercatat 526 daerah telah membentuk PTSP.

"Kami akan percepat (implementasinya) untuk itu," ujar Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto usai menandatangi nota kesepahaman dengan BKPM di Nusa Dua, Bali, Jumat (24/2/2017).

Ia menuturkan, program jaminan sosial ketenagakerjaan adalah program yang wajib dikuti oleh pekerja dan pemberi kerja di Indonesia.

Bukan hanya pekerja lokal, tetapi juga para pekerja asing. Program jaminan sosial ketenagakerjaan sangat penting bagi pekerja agar mendapatkan perlindungan dan kesinambungan pendapatan pada saat memasuki usia tidak produksi, mengalami kecelakaan, bahkan kematian.

Hingga Desember 2016 lalu, jumlah peserta yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan mencapai 48 juta peserta. Dari angka itu, 22,6 juta diantaranya adalah peserta aktif.

Kompas TV BPJS Ketenagakerjaan Terus Tingkatkan Jumlah Peserta

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Bos BI Optimistis Rupiah Bakal Kembali di Bawah Rp 16.000 Per Dollar AS

Bos BI Optimistis Rupiah Bakal Kembali di Bawah Rp 16.000 Per Dollar AS

Whats New
Mendag Ungkap Penyebab Harga Bawang Merah Tembus Rp 80.000 Per Kilogram

Mendag Ungkap Penyebab Harga Bawang Merah Tembus Rp 80.000 Per Kilogram

Whats New
Hadapi Tantangan Perubahan Iklim, Kementan Gencarkan Pompanisasi hingga Percepat Tanam Padi

Hadapi Tantangan Perubahan Iklim, Kementan Gencarkan Pompanisasi hingga Percepat Tanam Padi

Whats New
Panen Ganda Kelapa Sawit dan Padi Gogo, Program PSR dan Kesatria Untungkan Petani

Panen Ganda Kelapa Sawit dan Padi Gogo, Program PSR dan Kesatria Untungkan Petani

Whats New
Alasan BI Menaikkan Suku Bunga Acuan jadi 6,25 Persen

Alasan BI Menaikkan Suku Bunga Acuan jadi 6,25 Persen

Whats New
Cara dan Syarat Gadai Sertifikat Rumah di Pegadaian

Cara dan Syarat Gadai Sertifikat Rumah di Pegadaian

Earn Smart
Cara dan Syarat Gadai HP di Pegadaian, Plus Bunga dan Biaya Adminnya

Cara dan Syarat Gadai HP di Pegadaian, Plus Bunga dan Biaya Adminnya

Earn Smart
Peringati Hari Konsumen Nasional, Mendag Ingatkan Pengusaha Jangan Curang Jika Mau Maju

Peringati Hari Konsumen Nasional, Mendag Ingatkan Pengusaha Jangan Curang Jika Mau Maju

Whats New
United Tractors Bagi Dividen Rp 8,2 Triliun, Simak Jadwalnya

United Tractors Bagi Dividen Rp 8,2 Triliun, Simak Jadwalnya

Whats New
Kunjungan ke Indonesia, Tim Bola Voli Red Sparks Eksplor Jakarta bersama Bank DKI dan JXB

Kunjungan ke Indonesia, Tim Bola Voli Red Sparks Eksplor Jakarta bersama Bank DKI dan JXB

Whats New
Suku Bunga Acuan Naik Jadi 6,25 Persen, Bos BI: Untuk Memperkuat Stabilitas Rupiah

Suku Bunga Acuan Naik Jadi 6,25 Persen, Bos BI: Untuk Memperkuat Stabilitas Rupiah

Whats New
KEJU Bakal Tebar Dividen, Ini Besarannya

KEJU Bakal Tebar Dividen, Ini Besarannya

Earn Smart
Program Gas Murah Dinilai ‘Jadi Beban’ Pemerintah di Tengah Konflik Geopolitik

Program Gas Murah Dinilai ‘Jadi Beban’ Pemerintah di Tengah Konflik Geopolitik

Whats New
Catatkan Kinerja Positif, Rukun Raharja Bukukan Laba Bersih 8 Juta Dollar AS pada Kuartal I-2024

Catatkan Kinerja Positif, Rukun Raharja Bukukan Laba Bersih 8 Juta Dollar AS pada Kuartal I-2024

Whats New
Luhut Sambangi PM Singapura, Bahas Kerja Sama Carbon Capture Storage dan Blue Food

Luhut Sambangi PM Singapura, Bahas Kerja Sama Carbon Capture Storage dan Blue Food

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com