Tahun Ini Astra Akan Belanjakan Modal hingga Rp 15 Triliun

Kompas.com - 24/02/2017, 15:27 WIB
Presiden Direktur PT Astra Internasional Tbk (ASII) Prijono Sugiarto, Jakarta, Jumat (24/2/2017). Tahun 2017, Astra mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 15 triliun. Estu Suryowati/KOMPAS.comPresiden Direktur PT Astra Internasional Tbk (ASII) Prijono Sugiarto, Jakarta, Jumat (24/2/2017). Tahun 2017, Astra mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 15 triliun.
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Astra Internasional Tbk (ASII) berencana mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 15 triliun pada tahun ini. Presiden Direktur Astra Prijono Sugiarto menuturkan, belanja modal tersebut akan digunakan untuk belanja infrastruktur, serta belanja lini bisnis baru, yakni properti.

Selain itu, Astra juga menyisihkan anggaran untuk pengembangan outlet lini usaha otomotif, pengembangan di lini usaha agribisnis, serta alat berat dan pertambangan.

"Perhitungannya lebih kurang Rp 2,2 triliun untuk agri, Rp 6-7 triliun untuk United Tractor, Rp 1,5-2 triliun untuk Astra, sisanya untuk infrastruktur," kata Prijono di Jakarta, Jumat (24/2/2017).

Lebih lanjut dia mengatakan, salah satu belanja infrastruktur akan dialokasikan untuk penambahan modal pembangunan jalan tol Kertosono-Mojokerto. Nilai proyek dari jalan tol ini mencapai Rp 4 triliun.

Menurut Prijono, belanja modal tahun ini seluruhnya akan bersumber dari dana internal. "Posisi (keuangan) kami, kuat," ucap Prijono.

Pada hari jadinya yang ke-60, Astra Internasional memiliki 208 perusahaan dari tujuh lini bisnis mulai dari otomotif, jasa keuangan, alat berat dan pertambangan, agribisnis, teknologi informasi, infrastruktur, logistik dan lainnya, serta terbaru adalah properti.

Jumlah karyawan kini sudah mencapai 214.835 orang. Per September 2016, Astra Internasional membukukan laba bersih sebesar Rp 11,27 triliun, atau turun enam persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 11,99 triliun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Laba bersih per saham menjadi Rp 279 dari Rp 296. Pendapatan bersih pada sembilan bulan pertama 2016 dilaporkan mencapai Rp 132,29 triliun atau melorot empat persen dibandingkan periode sama 2015 yang sebesar Rp 138,17 triliun.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X