JAS Layani "Ground Handling" 36 Penerbangan Rombongan Raja Arab Saudi

Kompas.com - 24/02/2017, 17:17 WIB
Konferensi Pers PT JAS Tbk di Kantor Kargo Bandara Halim Perdanakusumah Jakarta, Jumat (24/2/2017).  Achmad FauziKonferensi Pers PT JAS Tbk di Kantor Kargo Bandara Halim Perdanakusumah Jakarta, Jumat (24/2/2017). 
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Angkasa Semesta Tbk (JAS) akan melayani kegiatan ground handling dari 36 penerbangan kedatangan rombongan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis Al-Saud di Indonesia.

Kegiatan tersebut antara lain proses penurunan Raja Arab beserta rombongan, memarkirkan pesawat, dan lainnya. 

Presiden Direktur JAS Adji Gunawan menjelaskan, dari 36 penerbangan, sebanyak 27 penerbangan mendarat di Bandara Halim Perdanakusumah dan 9 penerbangan bakal mendarat di Bandara Ngurah Rai Denpasar.

"Untuk waktu kedatangan belum dipastikan kapannya. Tapi pada 4 Maret ada enam penerbangan yang waktunya berdekatan dari Halim ke Ngurah Rai yaitu pukul 13.00-19.00," ujar Adji di Bandara Halim Perdanakusumah Jakarta, Jumat (24/2/2017). 

Adji menuturkan, terdapat tujuh pesawat dengan enam tipe untuk melayani 36 penerbangan tersebut. Enam tipe tersebut antara lain, Boeing 777, Boeing 744, Boeing 747F, Boeing 73G, B757, dan pesawat private jet Gulstream.

JAS akan mengerahkan 572 petugas untuk menangani ground handling penerbangan rombongan Raja Arab Saudi di dua Bandara tersebut. 

Dari jumlah itu, sebanyak 72 orang akan ditugaskan menjadi license operator untuk mengoperasikan alat memundurkan pesawat atau pushback, alat pengangkut kargo atau main deck loader, dan lainnya. 

Sementara, sebanyak 68 orang akan ditugaskan menjadi aviation security terkait proses penurunan barang rombongan.  Adji mengklaim JAS telah siap untuk melayani ground handling dari penerbangan rombongan Raja Arab Saudi tersebut.

"Kewajiban kami untuk memberikan layanan terbaik bagi Saudi Arabia Airlines yang telah mempercayai kami untuk menjadi mitra penunjang penerbangannya," tandasnya.

Raja Arab Saudi berencana berada di Indonesia selama sembilan hari, pada 1-9 Maret 2017, dengan membawa rombongan yang terdiri atas sekitar 800 orang.

Ini adalah kunjungan kepala negara dari Arab Saudi paling bersejarah bagi Indonesia karena kunjungan sebelumnya dilakukan oleh Raja Faizal pada 46 tahun lalu.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X