Kompas.com - 27/02/2017, 18:10 WIB
|
EditorM Fajar Marta

Perang Dunia II

Memasuki tahun 1940-an, terjadi perubahan besar akibat pecah Perang Dunia II. Kilang minyak di Ras Tanura sempat shut down pada 1941 lantaran kekurangan pasokan. Padahal kapasitas kilang ini cukup besar pada saat itu mencapai 3.000 barel per hari (bph). Selama tiga tahun kondisi Dammam tidak menentu.

Pemetaan lapangan berhenti karena ketiadaan alat dan sumber daya manusia. Hingga pada 31 Januari 1944, Casos berubah nama menjadi Arabian American Oil Company (Aramco). Pada 1945, pemerintah Amerika Serikat memasok baja dan peralatan ke Ras Tanura, berharap agar kilang menyediakan bahan bakar untuk sekutu.

Namun, Perang Dunia II berakhir sebelum kilang Ras Tanura beroperasi kembali. Pada 1947, kilang Ras Tanura menyelesaikan tahun pertama operasinya dengan output sebesar 50.000 bph.

Setahun berselang, yaitu pada 1948, Aramco mengakuisisi kepemilikan saham tambahan. Standard Oil of New Jersey and Socony-Vacuum (keduanya sekarang menjadi ExxonMobil) bergabung dengan Socal dan Texaco (kini menjadi Chevron Corporation) sebagai pemilik Aramco.

Pada tahun 1949, produksinya sudah mencapai 500.000 bph. Pada tahun ini, Aramco meluncurkan program musim panas pertama, yaitu 10 beasiswa penuh bagi pelajar Arab Saudi untuk belajar di American University in Beirut (AUB).

Dua tahun kemudian, mereka kembali menawarkan 10 beasiswa bagi pelajar Arab Saudi untuk belajar di AUB, Aleppo College in Syria dan institusi lain yang terakreditasi di Timur Tengah.

Pipa terpanjang

Di tahun 1950, pipa terpanjang pertama di dunia dibangun. Trans-Arabian Pipeline dengan panjang 1.212 kilometer menghubungkan Arab Saudi dan Laut Mediterania, memangkas waktu dan biaya ekspor minyak ke Eropa.

Dengan pertimbangan fokus bisnis, pada 1952 kantor pusat Aramco dipindahkan dari New York ke Dhahran. Dua tahun kemudian, tepatnya Mei 1954 produksi Aramco tembus satu juta bph.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Minta Sri Mulyani Bikin 'Stress Test' APBN Hadapi Gejolak Ekonomi Global

Jokowi Minta Sri Mulyani Bikin "Stress Test" APBN Hadapi Gejolak Ekonomi Global

Whats New
Ekonom: Dampak Ketegangan China-Taiwan Lebih Buruk dari Perang Rusia-Ukraina

Ekonom: Dampak Ketegangan China-Taiwan Lebih Buruk dari Perang Rusia-Ukraina

Whats New
Hubungan China-Taiwan 'Memanas', Bahlil: Harus Kita Waspadai

Hubungan China-Taiwan "Memanas", Bahlil: Harus Kita Waspadai

Whats New
Bahlil: Mau Tahun Politik, Jangan Sampai Terjadi 'Wait and See' Investasi

Bahlil: Mau Tahun Politik, Jangan Sampai Terjadi "Wait and See" Investasi

Whats New
Kejahatan Perbankan Meningkat, Mitigasi dari Sisi Teknologi Makin Diperlukan

Kejahatan Perbankan Meningkat, Mitigasi dari Sisi Teknologi Makin Diperlukan

Rilis
Jokowi Minta APBN 2023 Kredibel dan Sehat untuk Hadapi Gejolak Ekonomi Global

Jokowi Minta APBN 2023 Kredibel dan Sehat untuk Hadapi Gejolak Ekonomi Global

Whats New
Apa Itu Teori Keunggulan Mutlak dalam Perdagangan Internasional

Apa Itu Teori Keunggulan Mutlak dalam Perdagangan Internasional

Earn Smart
Simak Cara Transfer Pulsa XL dan 3 dengan Mudah

Simak Cara Transfer Pulsa XL dan 3 dengan Mudah

Whats New
Tesla Beli Nikel ke Perusahaan China di Morowali, Ekonom: Jelas Lecehkan Posisi Indonesia...

Tesla Beli Nikel ke Perusahaan China di Morowali, Ekonom: Jelas Lecehkan Posisi Indonesia...

Whats New
Percepat Transformasi Digital, Perbankan Butuh Solusi TI Terkini

Percepat Transformasi Digital, Perbankan Butuh Solusi TI Terkini

Whats New
Kinerja Ekspor RI Dinilai Bisa Raup Untung dari Gejolak Situasi Global

Kinerja Ekspor RI Dinilai Bisa Raup Untung dari Gejolak Situasi Global

Whats New
Mentan SYL: Pertanian Menjadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Mentan SYL: Pertanian Menjadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Whats New
Kerja Sama ESB-Asensi Bantu UMKM Kuliner Kembangkan Bisnis Lebih Luas

Kerja Sama ESB-Asensi Bantu UMKM Kuliner Kembangkan Bisnis Lebih Luas

Whats New
Kapan Kemungkinan BI Bakal Naikkan Suku Bunga Acuan?

Kapan Kemungkinan BI Bakal Naikkan Suku Bunga Acuan?

Whats New
Sri Mulyani Waspadai Penurunan Harga Komoditas di 2023

Sri Mulyani Waspadai Penurunan Harga Komoditas di 2023

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.