Kompas.com - 28/02/2017, 11:30 WIB
Peluncuran Lini Bisnis ke 7 Astra International di Jakarta, Rabu (26/10/2016). Pramdia Arhando JuliantoPeluncuran Lini Bisnis ke 7 Astra International di Jakarta, Rabu (26/10/2016).
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Laba bersih konsolidasian grup PT Astra International Tbk (ASII) sepanjang 2016 tercatat sebesar Rp 15,2 triliun, naik tipis sebesar 5 persen dibandingkan setahun sebelumnya yang hanya Rp 14,5 triliun.

Akan tetapi, laba bersih konsolidasian grup Astra tersebut masih jauh di bawah posisi 2014, yang saat itu mencapai Rp 19,2 triliun.

Dalam laporan keuangan yang dirilis Senin (27/2/2018), peningkatan laba bersih konsolidasian 2016 dikontribusikan dari empat segmen, yakni segmen otomotif, segmen alat berat dan pertambangan, segmen agribisnis, serta segmen infrastruktur dan logistik.

Namun, ada beberapa segmen yang menjadi pemberat kenaikan laba, yaitu segmen jasa keuangan, segmen teknologi informasi dan segmen properti. Untuk diketahui, properti menjadi lini bisnis teranyar grup Astra.

Segmen otomotif sepanjang 2016 mencapai laba bersih sebesar Rp 9,2 triliun, atau naik 23 persen dibandingkan 2015 yang sebesar Rp 7,5 triliun. Segmen alat berat dan pertambangan juga membukukan kinerja positif dengan capaian laba bersih sebesar Rp 3 triliun.

Laba bersih segmen ini naik 30 persen dibandingkan setahun sebelumnya yang hanya Rp 2,3 triliun. Adapun segmen agribisnis membukukan laba sebesar Rp 1,6 triliun. Capaian segmen ini cukup fantastis karena dibandingkan tahun sebelumnya, terjadi peningkatan sebesar 224 persen.

Tahun 2015, laba bersih segmen agribisnis hanya Rp 493 miliar. Sementara itu, segmen infrastruktur dan logistik berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 263 miliar, atau naik 35 persen dibandingkan 2015 yang hanya Rp 195 miliar.

Tiga segmen pemberat yakni jasa keuangan, teknologi informasi dan properti, laba bersihnya pada 2016 turun masing-masing sebesar 78 persen, 4 persen, dan 47 persen.

Laba bersih segmen jasa keuangan tercatat sebesar Rp 789 miliar, dan segmen teknologi informasi tercatat sebesar Rp 196 miliar. Sedangkan segmen properti membukukan laba bersih sebesar Rp 111 miliar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X