Biaya Tunai Feronikel Antam Turun 21 Persen pada 2016

Kompas.com - 28/02/2017, 17:00 WIB
- -
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Aneka Tambang (Persero) Tbk ( Antam) salah satu perusahaan pelat merah sektor tambang ini mencatat biaya tunai unaudited feronikel di sepanjang 2016 sebesar 3,39 dollar Amerika Serikat (AS) per pon.

Direktur Utama Atam, Tedy Badrujaman mengatakan, biaya tunai feronikel tersebut mengalami penurunan sebesar 21 persen bila dibanding tahun sebelumnya sebesar 4,31 dollar AS per pon.

"Cash cost komoditas utama Antam, yakni feronikel, tetap kompetitif sepanjang 2016. Pada tahun tersebut, audited cash cost feronikel mencapai 3,39 dollar AS per pon atau jauh lebih rendah dari rata-rata cash cost produsen feronikel dunia yang tercatat 4,82 dollar AS per pon," kata Tedy dalam keterbukaan informasi, Selasa (28/2/2017).

Tedy menambahkan, melalui efisiensi berkelanjutan serta beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pomalaa, cash cost feronikel makin dapat diturunkan dan meningkatkan profitabilitas.

Sehingga kata Tedy, Antam optimistis dapat meningkatan margin keuntungan dari bisnis nikel pada 2017.

Outlook bisnis nikel Antam pada tahun ini juga disebabkan adanya peningkatan target produksi sebesar 19 persen menjadi 24.100 ton nikel dalam feronikel (TNi) dibanding realisasi produksi 2016 sebesar 20.293 TNi.

Sepanjang 2016, Antam mencatat efisiensi sebesar Rp 48,7 miliar atau 134 persen dari target efisiensi sebesar Rp 36,4 miliar. Capaian terbesar efisiensi berasal dari Unit Bisnis Pertambangan Nikel Sulawesi Tenggara yang mencatat nilai efisiensi Rp 18 miliar.  

Kompas TV Antam Luncurkan Produk Investasi Emas

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Catat, Cara Mantap Dapatkan Penghasilan Tambahan dari Bisnis Makanan Rumahan

Catat, Cara Mantap Dapatkan Penghasilan Tambahan dari Bisnis Makanan Rumahan

BrandzView
Luncurkan #TerusUsaha di Manado, Grab Bantu UMKM Bertransformasi Digital

Luncurkan #TerusUsaha di Manado, Grab Bantu UMKM Bertransformasi Digital

Whats New
Alami Kecelakaan Kerja Selama WFH Tetap Ditanggung BPJamsostek

Alami Kecelakaan Kerja Selama WFH Tetap Ditanggung BPJamsostek

Whats New
Serius Jadi Pemain Terbesar di Platform Digital, Telkom Bangun Hyperscale Data Center

Serius Jadi Pemain Terbesar di Platform Digital, Telkom Bangun Hyperscale Data Center

Whats New
Pekerja Sektor Ketenagalistrikan Tolak RUU Cipta Kerja, ini Alasannya

Pekerja Sektor Ketenagalistrikan Tolak RUU Cipta Kerja, ini Alasannya

Whats New
Pengusaha: Kita Asik Bangun Infrastruktur, tapi Lalai Kembangkan Industrinya

Pengusaha: Kita Asik Bangun Infrastruktur, tapi Lalai Kembangkan Industrinya

Whats New
Pandemi Covid-19 Bikin Ketidakpastian terhadap Produktivitas dan Penyerapan Tembakau

Pandemi Covid-19 Bikin Ketidakpastian terhadap Produktivitas dan Penyerapan Tembakau

Whats New
Bank Jago Bakal Kembangkan Layanan Tech Base Bank, Apa Itu?

Bank Jago Bakal Kembangkan Layanan Tech Base Bank, Apa Itu?

Whats New
Menteri Teten: 789.000 UMKM Sudah Go Digital

Menteri Teten: 789.000 UMKM Sudah Go Digital

Whats New
Presiden hingga Pejabat Eselon II Tak Dapat THR, Belanja Pegawai Turun

Presiden hingga Pejabat Eselon II Tak Dapat THR, Belanja Pegawai Turun

Whats New
Kecuali STAN dan STMKG, Sekolah Kedinasan Tetap Dibuka Tahun Ini

Kecuali STAN dan STMKG, Sekolah Kedinasan Tetap Dibuka Tahun Ini

Whats New
Tanggapi Pembentukan Nusantara Life, Nasabah Jiwasraya: Kami Ingin Uang Kami Kembali

Tanggapi Pembentukan Nusantara Life, Nasabah Jiwasraya: Kami Ingin Uang Kami Kembali

Whats New
Sempat Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Turun 0,46 Persen

Sempat Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Turun 0,46 Persen

Earn Smart
Bukopin: Kookmin Bank Ajarkan Kami Jadi Bank Global

Bukopin: Kookmin Bank Ajarkan Kami Jadi Bank Global

Whats New
Soal Redenominasi, Sri Mulyani: Itu Selalu Ada di Dalam Prolegnas

Soal Redenominasi, Sri Mulyani: Itu Selalu Ada di Dalam Prolegnas

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X