Kompas.com - 08/03/2017, 23:33 WIB
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Ganesha Tbk mengumumkan laba bersih sebesar Rp 39,2 miliar pada tahun 2016. Angka tersebut tumbuh 619 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan Rp 5,5 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pendapatan operasional perseroan tercatat sebesar Rp 180 miliar pada tahun 2016, tumbuh 58 persen (yoy) dibandingkan Rp 113,7 miliar pada tahun 2015.

Capaian ini didorong pertumbuhan pendapatan bunga bersih yang tumbuh 68 persen (yoy) menjadi Rp 160,9 miliar. Sementara itu, pendapatan berbasis biaya atau fee based income tumbuh 5 persen (yoy) menjadi Rp 19,1 miliar. Ini didorong peningkatan dalam pendapatan biaya, komisi, dan bisnis tresuri.

"Bank Ganesha terus mempertahankan kontrol yang kuat pada biaya operasional sementara terus menciptakan ruang untuk investasi berkelanjutan dalam bisnis," tulis perseroan dalam pernyataan resmi, Rabu (8/3/2017).

Rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) Bank Ganesha mencapai 34,9 persen pada tahun 2016. Peningkatan CAR terjadi pasca penawaran umum perdana (IPO) pada semester I 2016.

Adapun pertumbuhan kredit tercatat sebesar Rp 2,4 triliun pada 2016, dibandingkan Rp 1,2 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) tercatat sebesar 1,3 persen gross dan 0,8 persen net.

Dana pihak ketiga (DPK) naik 65 persen (yoy) menjadi Rp 2,728 triliun. Giro dan Tabungan (CASA) mencatat kenaikan 28 persen (yoy) menjadi Rp 711 miliar, sementara deposito berjangka tumbuh 85 persen (yoy) menjadi Rp 2,017 triliun pada 2016.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akhir Pekan, Simak Promo dari Bioskop CGV,  XXI, dan Cinepolis

Akhir Pekan, Simak Promo dari Bioskop CGV, XXI, dan Cinepolis

Spend Smart
Puji Produk UMKM, Sandiaga Uno: Keren Banget, Saya Sih Amaze Banget...

Puji Produk UMKM, Sandiaga Uno: Keren Banget, Saya Sih Amaze Banget...

Whats New
Pendekatan Ergo, Ego, dan Eco

Pendekatan Ergo, Ego, dan Eco

Whats New
[POPULER MONEY] Uji Coba Beli Pertalite Pakai MyPertamina Dimulai | Gaji Ke-13 ASN Cair

[POPULER MONEY] Uji Coba Beli Pertalite Pakai MyPertamina Dimulai | Gaji Ke-13 ASN Cair

Whats New
Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi, Pedagang Pasar Kramat Jati: Alhamdulillah Banyak yang Pakai

Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi, Pedagang Pasar Kramat Jati: Alhamdulillah Banyak yang Pakai

Whats New
Perhitungan Iuran BPJS Ketenagakerjaan yang Dibayar Perusahaan dan Pekerja

Perhitungan Iuran BPJS Ketenagakerjaan yang Dibayar Perusahaan dan Pekerja

Spend Smart
APBN Surplus, Sri Mulyani Singgung Dampaknya ke Utang Pemerintah

APBN Surplus, Sri Mulyani Singgung Dampaknya ke Utang Pemerintah

Whats New
Negara Kantongi Rp 61 Triliun dari WNI yang 'Sembunyikan' Hartanya di Luar Negeri

Negara Kantongi Rp 61 Triliun dari WNI yang "Sembunyikan" Hartanya di Luar Negeri

Whats New
Sri Mulyani Siap Cairkan Duit APBN Rp 7,5 Triliun ke Garuda yang Lagi Dilanda Utang

Sri Mulyani Siap Cairkan Duit APBN Rp 7,5 Triliun ke Garuda yang Lagi Dilanda Utang

Whats New
6 Cara Cek Tagihan Listrik PLN lewat HP dengan Mudah

6 Cara Cek Tagihan Listrik PLN lewat HP dengan Mudah

Whats New
Peserta Tax Amnesty Jilid II Paling Banyak 'Sembunyikan' Hartanya di Singapura

Peserta Tax Amnesty Jilid II Paling Banyak "Sembunyikan" Hartanya di Singapura

Whats New
Pertamina Terima Kompensasi Rp 64 Triliun dari Negara

Pertamina Terima Kompensasi Rp 64 Triliun dari Negara

Whats New
Survei CPI: Perbankan Lebih Banyak Alokasikan Dana ke UMKM daripada ke Sektor Hijau

Survei CPI: Perbankan Lebih Banyak Alokasikan Dana ke UMKM daripada ke Sektor Hijau

Rilis
Diterpa Isu Bakal Tutup, SehatQ Buka Suara

Diterpa Isu Bakal Tutup, SehatQ Buka Suara

Whats New
Uji Coba Beli Pertalite Pakai MyPertamina Dimulai, Ini Solusi Bagi yang Tidak Punya HP

Uji Coba Beli Pertalite Pakai MyPertamina Dimulai, Ini Solusi Bagi yang Tidak Punya HP

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.