Penyelundupan 3 Ton Daging Celeng Tujuan Jakarta Berhasil Digagalkan

Kompas.com - 11/03/2017, 17:23 WIB
Daging celeng sitaan Badan Karantina Pertanian Pelabuhan Panjang Lampung Dok/BADAN KARANTINA PERTANIAN Daging celeng sitaan Badan Karantina Pertanian Pelabuhan Panjang Lampung
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas Karantina Pertanian bersama Kepolisan mengamankan 3.000 kg daging celeng atau babi hutan di Pelabuhan Panjang, Lampung pada Kamis (9/3/2017).

Daging celeng tesebut diamankan dari truk dengan nomor polisi BE 9877 LI yang sedang mengantre masuk kapal roro tujuan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

"Menurut pengakuan sopir truk, daging babi hutan tersebut berasal dari Jambi dan akan dibawa dengan tujuan Tanjung Priok," seperti dikutip dari siaran pers Badan Karantina Pertanian, Minggu (11/3/2017).

Di dalam manifest kapal, truk tersebut memuat semangka. Namun saat diperiksa petugas ternyata isinya daging celeng.

Selain tidak dilaporkan ke Badan Karantina Pertanian setempat, daging celeng itu tidak dilengkapi dokumen apapun. Bahkan alat angkut tidak disertai pendingin.

"Alat angkut tersebut tidak memenuhi standar kesehatan," tulis Badan Karantina Pertanian.

Saat ini, supir, kernet dan barang bukti masih diamankan Badan Karantina Lampung untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Supir dan kernet dinilai melanggar Pasal 31 ayat (1) Jo. Pasal 6 huruf (a) dan (c) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X