Jonan: Optimalkan Potensi Daerah agar Harga Energi Terjangkau

Kompas.com - 13/03/2017, 18:20 WIB
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan pada hari ini, Senin (13/3/2017) membuka sosialisasi rencana umum energi nasional (RUEN) dan penyusunan rencana umum energi daerah (RUED).

RUEN adalah kebijakan pemerintah pusat mengenai rencana pengelolaan energi tingkat nasional. RUEN juga merupakan penjabaran dan rencana pelaksanaan kebijakan energi nasional (KEN) yang bersifat lintas sektor.

Rancangan RUEN telah disetujui oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), selaku Ketua Dewan Energi Nasional (DEN) melalui Sidang Paripurna DEN ke 4 pada 5 Januari 2017 dan kemudian ditandatangani pada 2 Maret 2017.

"Saya berharap dengan adanya RUEN, rencana strategis Kementerian/Lembaga khususnya yang terkait energi dapat disesuaikan. Bagi Pemerintah Daerah (Pemda), RUEN menjadi pedoman dalam menyusun RUED Provinsi," ujar Jonan dalam keterangannya, Senin (13/3/2017).

Sementara RUED akan menjadi arah pengembangan energi daerah untuk jangka panjang dan berkelanjutan dengan mengoptimalkan potensi energi daerah.

"Mengenai penyusunan RUED, bisa disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing. Tolong rekan-rekan daerah bisa mewakili kondisi daerah masing-masing. Tiap daerah punya plus minus sendiri baik dari segi geografis dan kondisi alam, nah ini tolong dikemukakan," ungkap Jonan.

Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2007 tentang energi mengamanatkan perencanaan energi daerah diserahkan kepada daerah sesuai kewenangannya dengan memperhatikan karakter dan kondisi masing-masing daerah yang disusun berdasarkan RUEN.

Oleh karenanya dalam proses penyusunan RUED, Pemda hendaknya melibatkan lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan perguruan tinggi, yang kemudian diajukan ke DPRD setempat untuk ditetapkan dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda).

"Kalau saya minta itu nanti Bapak atau Ibu dari daerah coba kalau menyusun RUED kalau bisa melibatkan semua unsur. Tidak hanya dinas pertambangan ESDM tapi juga melibatkan supaya semua unsur SKPD terwakili, termasuk operator besar atau badan usaha yang bergerak di bidang energi, asosiasi dan lembaga penelitian atau universitas di daerah," jelas Jonan.

Lebih lanjut Jonan menegaskan perihal komitmen Pemerintah dalam mencapai sasaran Bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) tahun 2025 sebesar 23 persen dengan harga listrik yang terjangkau.

"RUED ini fungsinya membuat energi di daerah bapak affordable dan kompetitif, terjangkau masyarakat setempat. Kalau energi dasar tidak bisa kompetitif harganya, maka industri tidak kompetitif, persaingan antar negara akan kalah. Itu juga penting. Rakyat harus bisa untuk membeli listrik sesuai kemampuan masing-masing dan itu PR kita bersama," pungkas Jonan.

(Baca: Pengamat: Kok Semua Program EBT Harus Didanai Masyarakat? )

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

IHSG Ditutup Menguat 1,05 Persen, 3 Emiten Ini Catatkan Kenaikan Saham Paling Tinggi

IHSG Ditutup Menguat 1,05 Persen, 3 Emiten Ini Catatkan Kenaikan Saham Paling Tinggi

Whats New
Ini Keuntungan yang Bisa Didapat Mitra GoFood lewat Kolaborasi Bank Jago dan GoTo Financial

Ini Keuntungan yang Bisa Didapat Mitra GoFood lewat Kolaborasi Bank Jago dan GoTo Financial

Whats New
Erick Thohir: Restrukturisasi dan Transformasi Garuda Berjalan 'On The Track'

Erick Thohir: Restrukturisasi dan Transformasi Garuda Berjalan "On The Track"

Whats New
Masuk Usia 45 Tahun, Ini Serangkaian Capaian Pasar Modal Indonesia

Masuk Usia 45 Tahun, Ini Serangkaian Capaian Pasar Modal Indonesia

Whats New
Menko Airlangga Minta Rumah Sakit Bantu Akselerasi Pemberian Vaksin Booster ke Masyarakat

Menko Airlangga Minta Rumah Sakit Bantu Akselerasi Pemberian Vaksin Booster ke Masyarakat

Whats New
Sri Mulyani: Peranan Perempuan Sangat Menentukan Kemajuan Negara

Sri Mulyani: Peranan Perempuan Sangat Menentukan Kemajuan Negara

Whats New
Bahlil: Jangan Percaya Isu Ekonomi Indonesia di Ujung Resesi, Itu Hoaks Besar

Bahlil: Jangan Percaya Isu Ekonomi Indonesia di Ujung Resesi, Itu Hoaks Besar

Whats New
Lion Air Curhat Masih Jual Rugi Tiket Rute yang Dilayani Pesawat ATR

Lion Air Curhat Masih Jual Rugi Tiket Rute yang Dilayani Pesawat ATR

Whats New
Teken MoU dengan PBNU, Mendag Dorong UMKM Santri Naik Kelas

Teken MoU dengan PBNU, Mendag Dorong UMKM Santri Naik Kelas

Whats New
Pertamina, PLN, BRI, Telkom Masuk 5 Perusahaan Terbesar di RI, Ini Kata Erick Thohir

Pertamina, PLN, BRI, Telkom Masuk 5 Perusahaan Terbesar di RI, Ini Kata Erick Thohir

Whats New
Tarif Tol Serpong-Balaraja Gratis, Berlaku 10-21 Agustus

Tarif Tol Serpong-Balaraja Gratis, Berlaku 10-21 Agustus

Whats New
Ratusan Guru PPPK Kaget Formasi Penempatan Tidak Sesuai, Ini Jawaban BKN

Ratusan Guru PPPK Kaget Formasi Penempatan Tidak Sesuai, Ini Jawaban BKN

Whats New
Tebar Dividen, Emiten Beras Ini juga Berikan Diskon bagi Para Pemegang Sahamnya

Tebar Dividen, Emiten Beras Ini juga Berikan Diskon bagi Para Pemegang Sahamnya

Whats New
Singapura Merajai PMA, Bahlil: Mungkin Uang Orang Indonesia

Singapura Merajai PMA, Bahlil: Mungkin Uang Orang Indonesia

Whats New
Ini Peran Lembaga Kliring dalam Perdagangan Emas Digital

Ini Peran Lembaga Kliring dalam Perdagangan Emas Digital

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.