Ini Kata Menteri Susi Soal Rusaknya Terumbu Karang di Raja Ampat

Kompas.com - 14/03/2017, 17:46 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti saat diwawancarai wartawan di Teluk Tihlepuai, Desa Morela Kecamatan Leihitu Kaupaten Maluku Tengah, Jumat (16/12/2016). Kontributor Ambon, Rahmat Rahman PattyMenteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti saat diwawancarai wartawan di Teluk Tihlepuai, Desa Morela Kecamatan Leihitu Kaupaten Maluku Tengah, Jumat (16/12/2016).
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Kesembronoan nahkoda kapal pesiar MV Caledonian Sky yang memiliki bobot 4.200 GT telah membuat beberapa terumbu karang yang ada di Raja Ampat Papua rusak berat.

Peristiwa tersebut pun mendapat banyak kecaman dan tanggapan salah satunya dari Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Menteri nyentrik yang telah menenggelamkan ratusan kapal illegal fishing ini mengaku siap berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga lain untuk membahas kasus rusaknya terumbu karang tersebut.

"Ya kita koordinasi saja dengan pihak terkait," kata Susi di Jakarta, Selasa (14/3/2017). Terkait gugatan ganti rugi kepada pemilik kapal MV Caledonian Sky, Susi menyerahkan hal tersebut kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). "Itu Kementerian LHK yang menilai," tegasnya.

Sekadar informasi, untuk menyelesaikan kasus ini, pemerintah membentuk sebuah sebuah tim bersama yang terdiri dari beberapa kementerian dan lembaga. Tim terdiri dari Kementerian koordinator bidang Kemaritiman, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian LHK, Kementerian Perhubungan Kementerian Pariwisata, Kementerian Hukum dan HAM, Kejaksaan Agung, Polri hingga Pemda.

Kompas TV Terumbu Karang Raja Ampat Rusak Akibat Kapal Kandas
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asosiasi Pengusaha Ritel: Kami Menyediakan Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Asosiasi Pengusaha Ritel: Kami Menyediakan Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Whats New
Kasus Omicron Terus Bertambah, Luhut: Kalau Masih Mau Hidup Silakan Ikuti Imbauan...

Kasus Omicron Terus Bertambah, Luhut: Kalau Masih Mau Hidup Silakan Ikuti Imbauan...

Whats New
Kredit Pintar Telah Salurkan Pinjaman Rp 23,8 Triliun Sejak 2017

Kredit Pintar Telah Salurkan Pinjaman Rp 23,8 Triliun Sejak 2017

Rilis
Menaker: Tenaga Kerja Perempuan di 4 Sektor Ini Bisa Kantongi Upah Tinggi

Menaker: Tenaga Kerja Perempuan di 4 Sektor Ini Bisa Kantongi Upah Tinggi

Whats New
Erick Thohir Bicara soal Subsidi Listrik, Soroti Adanya Mafia

Erick Thohir Bicara soal Subsidi Listrik, Soroti Adanya Mafia

Whats New
Terus Berinovasi, GoFood Pelopori Teknologi Robot Otomatis di Layanan Pesan Antar Makanan

Terus Berinovasi, GoFood Pelopori Teknologi Robot Otomatis di Layanan Pesan Antar Makanan

BrandzView
Nasabah CIMB Niaga Bisa Ubah Transaksi Kartu Kredit jadi Cicilan 0 Persen Lewat OCTO Mobile, Berikut Caranya

Nasabah CIMB Niaga Bisa Ubah Transaksi Kartu Kredit jadi Cicilan 0 Persen Lewat OCTO Mobile, Berikut Caranya

Spend Smart
Pemerintah Jamin Stok Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Aprindo: Warga Jangan 'Panic Buying'

Pemerintah Jamin Stok Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Aprindo: Warga Jangan "Panic Buying"

Whats New
Alfamart: Jangan 'Panic Buying' Minyak Goreng, Pemerintah Jamin Stoknya

Alfamart: Jangan "Panic Buying" Minyak Goreng, Pemerintah Jamin Stoknya

Whats New
Berjasa Tangani Pasien, Berapa Gaji Perawat?

Berjasa Tangani Pasien, Berapa Gaji Perawat?

Work Smart
Gandeng Indosat Ooredo Hutchinson, Bank QNB Indonesia Luncurkan Pinjaman Digital UCan

Gandeng Indosat Ooredo Hutchinson, Bank QNB Indonesia Luncurkan Pinjaman Digital UCan

Whats New
Luhut Bakal Buat BLU Batu Bara untuk Permudah PLN, Erick Thohir: Ya, Kami Akan Ikuti

Luhut Bakal Buat BLU Batu Bara untuk Permudah PLN, Erick Thohir: Ya, Kami Akan Ikuti

Whats New
Pekerja Asing Tak Punya NIK, Kemenkeu Pastikan Tetap Kena Pajak

Pekerja Asing Tak Punya NIK, Kemenkeu Pastikan Tetap Kena Pajak

Whats New
Warga Serbu Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Indomaret dan Alfamart Batasi Pembelian

Warga Serbu Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Indomaret dan Alfamart Batasi Pembelian

Whats New
Fasilitas Kantor atau Penghasilan Natura Bakal Kena Pajak, Aturan Turunan Keluar Februari-Maret

Fasilitas Kantor atau Penghasilan Natura Bakal Kena Pajak, Aturan Turunan Keluar Februari-Maret

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.