Kemenhub Masih Evaluasi Rencana Gudang Garam Bangun Bandara di Kediri

Kompas.com - 17/03/2017, 12:45 WIB
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengaku tengah melakukan evaluasi terhadap rencana PT Gudang Garam Tbk membangun bandara di Kediri. Namun, belum diketahui bentuk evaluasi yang dilakukan oleh Kemenhub.

"(Pembangunan Bandara di Kediri) itu belum. Semuanya masih di evaluasi dan masih terus di bahas," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso saat ditemui di Kantor Kemenhub Jakarta, Jumat (17/3/2017).

Menurut Agus, saat ini pemerintah mendorong swasta untuk membangun dan mengoperasikan bandara di Indonesia.

Hal ini dilakukan karena adanya keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Negara (APBN) Sehingga, dengan adanya swasta maka pemerintah bisa membangun dan mengembangkan bandara tanpa membebankan APBN.

"Jadi kita mengembangkan swasta-swasta yang membuat dan mengoperasikan bandara dengan konsep green field. Konsep ini artinya mulai dari pembebasan tanah dan sebagainya itu dananya dari swasta," imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Soekarwo memastikan PT Gudang Garam membangun Bandara di Kabupaten Kediri.

Nantinya Bandara tersebut diproyeksika untuk penerbangan komersial.

"Bandaranya nanti digunakan untuk umum, namun sebagian untuk privasi perusahaan," kata Soekarwo kepada wartawan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.