Tambah Jejaring Laboratorium, Laba Prodia Tahun 2016 Naik 49,3 Persen

Kompas.com - 17/03/2017, 13:00 WIB
Direksi PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) dan Bursa Efek Indonesia dalam sesi foto usai pencatatan saham perdana (IPO), di Jakarta, Rabu (7/12/2016). Kompas.com/ Estu SuryowatiDireksi PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) dan Bursa Efek Indonesia dalam sesi foto usai pencatatan saham perdana (IPO), di Jakarta, Rabu (7/12/2016).
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan, PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) membukukan laba bersih tahun 2016 sebesar Rp 88,13 miliar, atau naik 49,3 persen dibandingkan laba tahun sebelumnya.

Peningkatan laba perseroan dikarenakan kinerja Prodia yang membaik, dengan mencatatkan pertumbuhan pendapatan 13,4 persen menjadi Rp 1,36 triliun.

Begitu pula dengan EBITDA yang tumbuh 19,3 persen secara tahunan, dan EBITDA margin sebesar 15,4 persen.

"Kinerja positif ini ditopang dengan bertambahnya jejaring layanan yang telah menyebar di 31 provinsi di Indonesia," kata Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty melalui keterangan tertulis kepada media, Jumat (17/3/2017).

Dewi mengatakan, tahun 2016 merupakan tahun yang sangat penting bagi Prodia yang berkomitmen memberikan kinerja positif bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan pasca pencatatan saham perdana atau initial public offering (IPO) pada awal Desember 2016 lalu.

Hingga akhir tahun 2016, Prodia telah memiliki jejaring layanan sebanyak 259 outlet Prodia, terdiri dari 129 laboratorium klinik. 

Termasuk empat diantaranya dengan tambahan izin dan layanan klinik Prodia Health Care/PHC), 1 PHC stand alone, 2 klinik khusus, 9 laboratorium Rumah Sakit, dan 118 Point of Care (POC) Service di klinik dokter yang tersebar di 31 Propinsi dan 106 kota di Indonesia.

Direktur Pemasaran Prodia, Indriyanti Rafi Sukmawati mengatakan, pada tahun 2016 telah dibuka dua layanan laboratorium rujukan berskala regional di Surabaya dan Makassar dengan kemampuan melakukan 244 dan 136 jenis tes.

Sementara untuk penambahan jenis tes baru, sepanjang tahun 2016, Prodia telah meluncurkan 11 jenis tes pemeriksaan yang baru termasuk Apo E Genotype dan BCR-ABL p210 kuantitatif serta 5 paket panel pemeriksaan laboratorium.

“Kualitas adalah prioritas utama Prodia dalam mendukung dan melayani 2,48 juta kunjungan pelanggan dengan total 14,59 juta tes per tahun," kata Indriyanti.

Komitmen terhadap kualitas layanan terbaik Prodia ditandai dengan diraihnya ISO 15189 di 25 laboratorium klinik Prodia, termasuk cabang Prodia Padang dan Cimahi yang baru saja menerima sertifikasi ISO tersebut di tahun 2016.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X