Dukung Pariwisata Lampung Barat, BI Siapkan Penukaran Uang

Kompas.com - 17/03/2017, 14:01 WIB
Ilustrasi: Petugas menghitung uang saat penukaran mata uang rupiah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tahun emisi 2016 di Blok M Square, Jakarta, Senin (19/12/2016). KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOIlustrasi: Petugas menghitung uang saat penukaran mata uang rupiah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tahun emisi 2016 di Blok M Square, Jakarta, Senin (19/12/2016).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) menerima pelayanan penukaran uang sampai Rp 400 miliar di Kabupaten Lampung Barat.

Penyediaan uang tersebut untuk menunjang laju perekonomian dan parawisata yang kini tengah menggeliat di sana. Dalam kegiatan ini BI menitipkan kas keliling pada Bank Rakyat Indonesia (BRI) Lampung yang membuka layanan kas keliling.

Menurut Deputi Gubernur BI Sugeng, pihaknya menyediakan uang minimal Rp 100 miliar dari pecahan uang terendah.

"Lampung Barat menjadi daerah kedua setelah Kabupaten Lampung Utara dalam menyediakan pelayanan kas keliling," ujar dia Jumat (17/3/2017).

Lampung Barat dengan ibu kotanya, Liwa, menjadi daerah pilihan ke dua karena melihat secara letak geografis sangat strategis. Kota ini, menjadi tempat pelintasan ke Bengkulu, Sumatera Selatan dan dapat terjangkau dengan daerah pelosok lainnya.

Selain itu, Liwa menjadi pusat perdagangan dan perekonomian berbasis perkebunan dan pertanian.

"Jangan sampai karena minimnya ketersediaan pecahan uang bisa menghambat perputaran perekonomian di satu wilayah," tutur Sugeng.

Penyediaan kas sebesar Rp 100 milar guna mengantisipasi musim paceklik, sedangkan batas maksimal penyediaan Rp 400 miliar untuk mendukung panen hasil pertanian warga setempat.

Hadir dalam peresmian penitipan kas keliling BI Deputi Gubernur BI DR. Sugeng, Anggota DPRRI komisi XI Isma Yatun, Kepala DPU Suheidi, Kepala KPw BI Provinsi Lampung Arief Hartawan dan Kepala OJK Lampung Untung Nugroho.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.