Menteri Pertanian Pantau Penyerapan Gabah Petani di Sulawesi Selatan

Kompas.com - 21/03/2017, 19:58 WIB
Mentan Andi Amran Sulaiman di Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (30/1/2017). Pramdia Arhando JuliantoMentan Andi Amran Sulaiman di Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (30/1/2017).
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memantau program penyerapan gabah petani di Sulawesi Selatan. Amran menegaskan, hasil padi produksi petani semestinya tidak menjadi permainan harga oleh tengkulak seperti selama ini terjadi.

"Apa yang didapatkan saat ini hasil perjuangan dan kerja keras kita semua. Keberhasilan (panen padi) yang telah dicapai merupakan keberhasilan bersama," ujarnya melalui keterangan resmi, Selasa (21/3/2017).

Menurutnya, program bantuan berupa sarana produksi pertanian terus digulirkan, antara lain berupa bantuan benih, alat sistem pertanian, hingga pupuk bersubsidi.

Sementara itu, Direktur Keuangan Bulog, Irianto Hutagaol menyatakan pihaknya siap melaksakan peraturan presiden maupun peraturan Menteri Pertanian untuk menyerap gabah petani di seluruh Indonesia sesuai target sebesar empat juta ton beras.

Di Kabupaten Barru Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Bulog menargetkan tahun ini akan menyerap gabah setara 400.000 ton beras.

Berdasarkan data Kementan, hingga hari ini, capaian serapan gabah di Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat sudah mencapai 58.000 ton setara beras atau kurang lebih 17 persen dari keseluruhan target 2017.

"Untuk target nasional sendiri, Bulog yakin dapat menyerap empat juta ton setara beras. Ini berkat kerja sama dan dukungan dari Tentara Nasional Indonesia, Kementerian Pertanian, perbankan, dan pihak terkait, lainnya," jelas Irianto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X