Bank Mandiri Tampung Dana Repatriasi Amnesti Pajak Rp 24 Triliun

Kompas.com - 25/03/2017, 10:30 WIB
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai bank repatriasi dan gateway dalam program pengampunan pajak atau tax amnesty sudah menerima dana repatriasi mencapai Rp 24 triliun. Angka tersebut dicapai hingga bulan Maret 2017 ini.

"Repatriasi ada kurang lebih Rp 24 triliun sampai Maret (2017)," kata Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo di Jakarta, Jumat (24/3/2017).

Kartika tidak menjelaskan lebih rinci mengenai dana pengampunan pajak yang ditampung Bank Mandiri dan pemanfaatannya. Meskipun demikian, Kartika menyatakan bahwa program pengampunan pajak adalah pintu gerbang pembukaan informasi pajak.

"Ini masih ada beberapa hari lagi untuk tax amnesty. Pemerintah Indonesia sudah sosialisasi bahwa tax amnesty adalah pintu kita sebelum nanti pelan-pelan informasi (pajak) akan dibuka," jelas Kartika.

Pembukaan informasi perpajakan ini adalah bagian dari inisiasi Automatic Exchange of Information (AEoI) yang disepakati oleh negara-negara G20. Dengan demikian, ke depan tidak ada lagi celah penghindaran pajak.

Berdasarkan informasi dashboard tax amnesty Direktorat Jenderal Pajak, per Jumat malam, dana repatriasi tercatat sebesar Rp 146 triliun. Sementara itu, deklarasi dalam negeri mencapai Rp 3.447 triliun dan deklarasi luar negeri mencapai Rp 1.026 triliun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.