Dirut Bank Mandiri Dukung Keterbukaan Informasi Bank untuk Kepentingan Pajak

Kompas.com - 25/03/2017, 17:15 WIB
Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo  saat ditemui usai Ajang Penganugerah Wirausaha Muda Mandiri di Bogor, Sabtu (10/3/2017).  KOMPAS.com/ACHMAD FAUZIDirektur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo saat ditemui usai Ajang Penganugerah Wirausaha Muda Mandiri di Bogor, Sabtu (10/3/2017). 
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia telah berkomitmen untuk ikut kebijakan pertukaran informasi perbankan untuk kepentingan perpajakan atau Automatic Exchange of Information (AEoI) pada 2018.

Kebijakan ini telah disepakati oleh negara-negara G20. Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Kartika Wirjoatmodjo menyatakan pihaknya menyambut baik langkah ini.

Menurut Kartika, pertukaran informasi untuk keperluan perpajakan ini merupakan hal yang wajar dan harus dilakukan.

"Kita di perbankan, kita harus sosialisasi ke nasabah bahwa ini sesuatu yang menjadi sebuah keharusan. Di dunia ini, pada tahun 2018, tidak ada lagi ruang untuk sembunyi," kata Kartika di Jakarta, Jumat (24/3/2017).

Kartika menyatakan, secara pribadi dirinya menganggap pembukaan informasi untuk keperluan perpajakan merupakan hal yang wajar dan menjadi sebuah keharusan.

Dengan demikian, otoritas pajak bisa menghimpun potensi penerimaan pajak dengan lebih baik. Ia menjelaskan, Indonesia sudah mulai mengaplikasikan hal ini dengan menyelenggarakan program pengampunan pajak alias tax amnesty.

Program itu dianggap Kartika sebagai pintu gerbang sebelum akhirnya data terkait perpajakan bisa dibuka secara perlahan.

Menurut Kartika, kesepakatan AEoI menguntungkan Indonesia karena otoritas pajak bisa mengejar dana wajib pajak yang ditempatkan di luar negeri. Sehingga, kata dia, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari pembukaan informasi tersebut.

"Saya rasa tidak perlu dikhawatirkan karena tujuannya untuk mengejar wajib pajak Indonesia yang punya dana di luar negeri," ungkap Kartika.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.