BNI Pimpin Sindikasi Proyek Palapa Ring Paket Timur Rp 4 Triliun

Kompas.com - 27/03/2017, 13:18 WIB
Proyek Palapa Ring II KominfoProyek Palapa Ring II
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, atau BNI, memimpin sindikasi pembiayaan proyek Palapa Ring Paket Timur senilai Rp 4 triliun. Pembiayaan proyek tersebut dilakukan bersama empat bank lainnya.

Dalam pembiayaan itu, BNI bertindah sebagai Mandated Lead Arranger atau pemimpin sindikasi dan Bookrunner. Pembiayaan disalurkan kepada PT Palapa Timur Telematika sebagai badan usaha proyek.

Adapun bank lain yang turut serta dalam sindikasi ini adalah Bank ICBC Indonesia, Bank Papua, Bank Maluku Malut, dan Bank Sulselbar.

Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta menyebut, proyek ini adalah untuk mendukung percepatan pembangunan proyek infratruktur, khususnya jaringan serat optik nasional.

Herry menuturkan, keberadaan akses pita lebar (broadband) di kawasan-kawasan non komersil ini akan dapat dinikmati masyarakat secara luas. Sehingga, imbuh dia, nantinya akan semakin menyatukan Indonesia.

“BNI turut serta mendukung proyek Palapa Ring Paket Timur ini, di mana sebelumnya, BNI juga mendukung pembiayaan Proyek Palapa Ring Paket Tengah," ungkap Herry di Jakarta, Senin (27/3/2017).

(Baca: Kementerian Keuangan Menjaminkan Proyek Palapa Ring Senilai Rp 21 Triliun)

Diharapkan, satu per satu proyek infrastruktur strategis dapat memperoleh percepatan dalam proses pembangunannya, termasuk pembangunan jaringan serat optik di seluruh wilayah Indonesia, yang merupakan tulang punggung pemerataan jaringan pita lebar.

Selain bertindak sebagai Mandated Lead Arranger (MLA) dan Bookrunner, BNI juga bertindak menjadi Agen Fasilitas, Agen Jaminan, dan Agen Penampungan dengan nilai kredit senilai lebih dari Rp 2,6 triliun.

Proyek Palapa Ring ini termasuk salah satu proyek strategis pemerintah dan termasuk dalam Masterplan of National Broadband (Rencana Pita Lebar Indonesia 2014 – 2019).

Proyek ini merupakan proyek pembangunan jaringan tulang punggung serat optik nasional yang menghubungkan seluruh wilayah Indonesia, sehingga keberadaan akses pita lebar (broadband) dapat dinikmati masyarakat secara luas.

Proyek ini dibagi atas tiga paket yaitu Palapa Ring Paket Barat, Tengah, dan Timur. Proyek Palapa Ring Timur akan menjangkau wilayah propinsi Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua dan Papua Barat dengan total panjang jaringan 8.400 km, terpanjang di antara dua proyek sebelumnya.

(Baca: Proyek Palapa Ring Paket Tengah Dapat Pinjaman Pembiayaan Rp 975 Miliar)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X