Kompas.com - 28/03/2017, 18:00 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi
|
EditorAprillia Ika

The Royal Mint, sebagai pembuat uang di Inggris, mengumumkan pada tahun 2014 lalu terkait perkenalan uang logam baru yang memiliki fitur keamanan untuk mencegah pemalsuan dan gangguan lainnya.

Lebih dari 2,5 persen uang logam 1 poundsterling yang beredar saat ini adalah palsu, atau 1 dari 40. Meskipun peritel besar tampaknya sudah siap dalam menerima uang logam baru ini, namun hal demikian tidak bagi peritel-peritel yang kecil.

Perbankan telah meminta mereka untuk menyortir uang logam lama dan uang baru sebelum dimasukkan ke dalam mesin penjual.

"Kami tidak terlalu senang dengan ini karena kami ingin melayani konsumen, bukan menghitung koin," terang Chris Noice, juru bicara Asoasiasi Toko Serba Ada.

Uang logam baru 1 poundsterling terbuat dari bahan-bahan yang berbeda. Sisi luarnya terbuat dari nikel dan kuningan, sementara sisi dalamnya terbuat dari nikel berlapis baja alloy. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.