PT KAI Pastikan Pemesanan Tiket KA Tambahan Aman

Kompas.com - 29/03/2017, 13:33 WIB
Calon penumpang mengantre di depan loket tiket Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2014) malam. Jumlah calon penumpang kereta api di stasiun ini bertambah karena jalur penerbangan ke sejumlah kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur ditutup karena sejumlah bandara ditutup pascaletusan Gunung Kelud di Jawa Timur sehari sebelumnya. KOMPAS.com/KURNIA SARI AZIZACalon penumpang mengantre di depan loket tiket Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2014) malam. Jumlah calon penumpang kereta api di stasiun ini bertambah karena jalur penerbangan ke sejumlah kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur ditutup karena sejumlah bandara ditutup pascaletusan Gunung Kelud di Jawa Timur sehari sebelumnya.
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI memastikan bahwa tidak ada gangguan pada pemesanan tiket kereta api tambahan untuk mudik lebaran dan arus balik 2017.

Pihak KAI telah mempersiapkan upaya pencegahan adanya gangguan atau serangan hacker yang dapat mengganggu pemesanan tiket kereta api. 

"Tidak ada masalah sampai saat ini. Sudah kita lakukan dengan usaha-usaha preventif (pencegahan) oleh tim keamanan IT PT KAI dalam mendeteksi adanya gangguan," ujar Suprapto saat dihubungi di Jakarta, Rabu (29/3/2017). 

Namun sayangnya, Suprapto tidak menjelaskan lebih rinci upaya-upaya yang dilakukan perseroan untuk mencegah hacker masuk ke dalam sistem pemesanan tiket kereta api.

Menurut dia, gangguan pemesanan tiket kereta api ini akibat ulah dari hacker. Sebanyak 78.000 hacker yang mencoba mengganggu sistem pemesanan tiket kereta api di channel eksternal.

"Hacker tersebut mencoba mengangu di beberapa channel dari 26 channel yang ada seperti Indomaret,  Alfamart, Pegadaian,  Kantor Pos,  Traveloka,  Tiket.com. Nah inilah yang hacker berhasil ganggu," katanya.

Meski demikian, terang Suprapto, hacker tersebut tidak berhasil mengganggu dari server pemesanan tiket kereta api perseroan.

Dirinya pun meminta kepada calon penumpang agar menggunakan channel lain jika satu channel bermasalah. 

"Sementara,  servernya tidak apa-apa. Terbukti masih banyak channel dari 26 yang masih normal beroperasi. Karena kita pelindungnya kuat," tandasnya. 

Sekadar informasi, KAI telah menyediakan tiket kereta api tambahan untuk mudik dan arus balik Lebaran 2017. Tiket kereta tambahan ini rencananya bisa dipesan pada bulan April 2017.

Secara nasional KAI telah menyediakan 19 perjalanan kereta api dengan jumlah tiket sebanyak 21.860 per hari.

Sementara itu untuk DAOP I yang mana keberangkatan dari Jakarta perseroan menyediakan 15 perjalanan kereta api dengan jumlah tiket 17.000 per hari.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X