Indonesia Jajaki Pengembangan Vokasi dan IKM dengan Perancis

Kompas.com - 30/03/2017, 16:00 WIB
Presiden Perancis Francois Hollande (kiri) bersalaman dengan Presiden Joko Widodo saat jumpa pers di Istana Presiden di Jakarta, Rabu (29/3/2017). Kunjungan itu merupakan momen bersejarah sebab menjadi kunjungan pertama Presiden Perancis setelah 30 tahun. AFP PHOTO / ADEK BERRYPresiden Perancis Francois Hollande (kiri) bersalaman dengan Presiden Joko Widodo saat jumpa pers di Istana Presiden di Jakarta, Rabu (29/3/2017). Kunjungan itu merupakan momen bersejarah sebab menjadi kunjungan pertama Presiden Perancis setelah 30 tahun.
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia akan menjajaki kerja sama dengan Perancis di bidang pendidikan vokasi serta pengembangan industri kecil dan menengah (IKM).

Kesepakatan ini merupakan hasil pertemuan bilateral antara Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto dengan Menteri Muda urusan Industri, Digital dan Inovasi pada Kementerian Ekonomi dan Keuangan Perancis, Christophe Sirugue.

“Kami menyampaikan bahwa Indonesia tengah fokus pada pengembangan industri melalui pendidikan vokasi dan pendalaman struktur, termasuk pengembangan di sektor IKM,” ujar Airlangga melalui keterangan resmi kepada Kompas.com, Kamis (30/3/2017).

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kunjungan Presiden Perancis Francois Hollande beserta delegasinya di Indonesia.

Airlangga mengatakan, pihaknya sedang membangun program pendidikan vokasi dengan konsep link and match antara industri dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Upaya ini untuk memenuhi kebutuhan di dunia kerja terhadap sumber daya manusia yang terampil.

“Jadi, para lulusan SMK nanti sudah siap kerja sesuai kompetensinya di bidang industri yang mereka telah pelajari,” jelasnya.

Kementerian Perindustrian menargetkan dapat terbangun link and match antara 355 perusahaan industri dengan 1.755 SMK dalam periode 2017 hingga 2019.

"Minimal satu industri menggandeng lima SMK. Sasaran ini guna mewujudkan satu juta tenaga kerja kompeten yang tersertifikasi pada tahun 2019," paparnya.

Dalam program pendidikan vokasi, menurut Airlangga, Perancis siap mengirimkan para tenaga ahli atau pakar di sektor industri untuk memberikan pelatihan di Indonesia.

“Kami ingin ada ahli dari Perancis yang bisa bantu meningkatkan capacity building untuk desain dan model produk-produk IKM kita agar berdaya saing global,” paparnya. 

 

 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Ketidakpastian Brexit, Ekonomi Inggris Tumbuh Melambat

Ada Ketidakpastian Brexit, Ekonomi Inggris Tumbuh Melambat

Whats New
Saham Boeing Melonjak, Peluang Terbang 737 Max Akhir Tahun Ini Terbuka Lebar?

Saham Boeing Melonjak, Peluang Terbang 737 Max Akhir Tahun Ini Terbuka Lebar?

Whats New
Erick Thohir: Presiden Sudah Pilih Dirut Mandiri dan BTN

Erick Thohir: Presiden Sudah Pilih Dirut Mandiri dan BTN

Whats New
Tertarik Kembangkan Usaha? Intip Syarat dan Bunga Kredit yang Diberikan Astra Ventura

Tertarik Kembangkan Usaha? Intip Syarat dan Bunga Kredit yang Diberikan Astra Ventura

Earn Smart
Sri Mulyani Terbitkan Peraturan Perubahan soal Iuran BPJS Kesehatan

Sri Mulyani Terbitkan Peraturan Perubahan soal Iuran BPJS Kesehatan

Whats New
Pendaftaran CPNS Resmi Dibuka, Warganet Keluhkan Situs Sulit Diakses

Pendaftaran CPNS Resmi Dibuka, Warganet Keluhkan Situs Sulit Diakses

Whats New
[POPULER MONEY] Pendaftaran CPNS 2019 Dimulai | Orang Indonesia Harus Bangga

[POPULER MONEY] Pendaftaran CPNS 2019 Dimulai | Orang Indonesia Harus Bangga

Whats New
Jiwasraya Butuh Rp 32,89 Triliun, Ini Kata OJK

Jiwasraya Butuh Rp 32,89 Triliun, Ini Kata OJK

Whats New
Punya Dua Pabrik, Waskita Beton Precast Siap Pasok Proyek Kereta

Punya Dua Pabrik, Waskita Beton Precast Siap Pasok Proyek Kereta

Whats New
PT Futari, Industri Kecil yang Berhasil Memasok Suku Cadang ke Astra

PT Futari, Industri Kecil yang Berhasil Memasok Suku Cadang ke Astra

Whats New
Gandeng Noah, Bank BRI Targetkan 50.000 Kartu BRIZZI Noah Beredar

Gandeng Noah, Bank BRI Targetkan 50.000 Kartu BRIZZI Noah Beredar

Whats New
Mastercard dan Tappy Technology akan Luncurkan Pembayaran 'Contactless' di Jam Tangan

Mastercard dan Tappy Technology akan Luncurkan Pembayaran "Contactless" di Jam Tangan

Whats New
Mahasiswa Didorong Jadi Eksportir Muda

Mahasiswa Didorong Jadi Eksportir Muda

Whats New
Permudah Pembayaran ke Pemasok, Mandiri Sediakan Pembiayaan untuk Waskita Beton Precast

Permudah Pembayaran ke Pemasok, Mandiri Sediakan Pembiayaan untuk Waskita Beton Precast

Whats New
Mastercard Luncurkan Program untuk Mudahkan Kerja Sama dengan Fintech

Mastercard Luncurkan Program untuk Mudahkan Kerja Sama dengan Fintech

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X