Sri Mulyani: Setelah "Tax Amnesty", Kegelapan Perpajakan Berakhir...

Kompas.com - 31/03/2017, 23:50 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani KOMPAS.com / DANI PRABOWOMenteri Keuangan Sri Mulyani
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan harapannya seiring akan berakhirnya program pengampunan pajak atau tax amnesty.

Harapan itu ia sampaikan dalam sambutan peluncuran Kartu Kartin1 di Gedung Mar'ri Muhammad Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat (31/3/2017) malam.

"Sesudah hari ini, sesudah tax amnesty, seluruh kegelapan di dalam perpajakan berakhir malam ini dan besok terbitlah terang," ujarnya.

Pernyataan Sri Mulyani itu terilhami dari buku Habis Gelap Terbitlah Terang yang berisi kumpulan surat yang ditulis oleh Kartini.

Kebetulan, kartu multi identitas yang dikucurkan oleh Ditjen Pajak diberi nama sama dengan pahlawan nasional tersebut.

Bagi Sri Mulyani, perubahan era perpajakan pasca tax amnesty juga berarti hijrahnya Ditjen Pajak sebagai otoritas pajak ke masa yang lebih baik. Begitu juga para wajib pajak.

"Milestone ini titik tugu peringatan bagi kami untuk masuk era baru yang lebih positif berdasarkam azas tata kelola yang baik, konsistensi untuk memperbaiki, bisnis proses, cara kerja, dan memberi kepastian kepada masyarakat," kata perempuan yang kerap disapa Ani itu.

"Terima kisah semuanya selamat kerja sampai tengah malam, dan memasuki era baru pada 1 April besok pagi," sambung ia



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X