"Tax Amnesty" Berakhir, Tercatat Ada 48.000 Wajib Pajak Baru

Kompas.com - 01/04/2017, 10:10 WIB
Suasana di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Jumat (31/3/2017) menjelang penutupan program tax amnesty. KOMPAS.com/ACHMAD FAUZISuasana di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Jumat (31/3/2017) menjelang penutupan program tax amnesty.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksanaan program pengampunan pajak atau tax amnesty resmi berakhir. Sejumlah data penting pun didapatkan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak.

Khusus untuk data wajib pajak baru, Direktorat Jenderal Pajak mencatat ada 48.000 wajib pajak yang selama ini tidak memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

"Sebanyuak 48.000 itu benar-benar wajib pajak baru yang sama sekali belum pernah punya NPWP," ujar Dirjen Pajak Ken Dwijugiaseteadi saat menggelar konferensi pers usai penutupan tax amnesty, Jakarta, Sabtu (1/4/2017).

Adanya wajib pajak baru itu menjadi bagian penting pelaksanaan program pengampunan pajak. Sebab data wajib pajak secara otomatis menjadi bertambah. Penambahan wajib pajak sama artinya dengan adanya penambahan potensi pajak yang bisa dikulik oleh Ditjen Pajak.

Sebelum tax amnesty tutup, Ditjen Pajak mencatat jumlah wajib pajak yang ikut program tersebut mencapai 956.000 wajib pajak.

Sementara itu, total pelaporan harta melalui tax amnesty mencapai Rp 4.855 triliun, naik Rp 112 triliun dibandingkan hari sebelumnya.

Deklarasi harta di dalam negeri masih mendominasi dengan total Rp 3.676 triliun. Sisanya yaitu deklarasi harta di luar negeri Rp 1.031 triliun dan harta yang dibawa pulang ke Indonesia (repatriasi) Rp 147 triliun.

Adapun jumlah uang tebusan mencapai Rp 114 triliun, pembayaran tunggakan Rp 18,6 triliun, dan pembayaran bukti permulaan Rp 1,75 triliun. Total uang yang masuk ke kas negara mencapai Rp 135 triliun.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X