Percepat Reforma Agraria, Pemerintah Segera Bentuk Tim Khusus

Kompas.com - 03/04/2017, 14:02 WIB
Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala BPN RI Sofyan Djalil. KOMPAS.com/DHANANG DAVIDMenteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala BPN RI Sofyan Djalil.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah kembali menggelar rapat koordinasi terkait program reforma agraria di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (3/4/2017).

Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil menuturkan salah satu hasil rapat yakni menyepakati pembentukan badan percepatan pelaksanaan reforma agraria.

"Iya itu dua hari lagi kami rapat lagi," ujar Sofyan di Kantor Koordinator Perekonomian.

Selain pembentukan badan percepatan reforma agraria, pemerintah juga mematangkan dasar hukumnya. Nantinya dasar hukum itu akan berbentuk peraturan presiden (Perpres).

Terkait lahannya, pemerintah memastikan akan melepas 4,5 juta hektar lahan. Rinciannya yakni 4,1 juta hektar lahan kawasan hutan dan 0,4 hektar berasal dari tanah Hak Guna Usaha (HGU) terlantar.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan, pemerintah sudah menetapkan lokasinya termasuk kriteria-kriteria untuk pelaksanaan program reforma agraria.

"Dua hari lagi dimantapkan tim koordinasinya di Kantor Menteri Koordinator Perekonomian," kata Siti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.