Penjelasan Lion Group Terkait Penundaan Penerbangan di Yogyakarta

Kompas.com - 10/04/2017, 10:58 WIB
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah penerbangan maskapai Lion Group mengalami penundaan di Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta pada Minggu (9/4/2017) malam.

Terdapat tiga penerbangan yang mengalami penundaan yakni penerbangan Wings Air dengan rute Yogyakarta-Surabaya, kemudian Batik Air rute Yogyakarta-Jakarta (Bandara Halim Perdanakusuma), dan Batik Air rute Yogyakarta-Jakarta (Bandara Soekarno-Hatta).

Public Relations Manager Lion Air, Andy Saladin membantah penundaan sejumlah penerbangan karena adanya masalah operasional.

Menurut dia, penundaan penerbangan ini lebih disebabkan oleh penutupan Bandara Adi Sutjipto pada pukul 21.30 WIB, karena adanya perbaikan landasan pacu (overlay) oleh pihak manajemen bandara, yakni PT Angkasa Pura I (Persero).

"Itu di Yogyakarta Bandaranya udah tutup, karena kan adanya pengerjaan overlay," ujar Andy saat dihubungi Kompas.com, Senin (10/4/2017).

Selain itu, terang dia, adanya notice to airmen (notam) penutupan Bandara Halim Perdanakusuma untuk merayakan HUT ke-71 TNI Angakatan Udara membuat manajemen Lion Group mengatur ulang rotasi pesawat.

Hal ini juga berdampak jadwal penerbangan Batik Air dan Wings Air mengalami penundaan penerbangan atau delay.

"Jadi gini satu pesawat tidak hanya diterbangkan Jakarta-Yogyakarta saja, bisa muter-muter. Kalau ada masalah di salah satu kota, dampaknya ke penerbangan selanjutnya," jelas dia.

Meski demikian, Andy memastikan bahwa para penumpang tersebut sudah diterbangkan pada Senin pagi. Dirinya pun berjanji untuk memperbaiki kinerja maskapai Lion Group dari sisi operasional dan sisi pelayanan.

 "Mestinya pagi ini udah diterbangkan. ini memang kejadian di luar rencana. ke depan Kami selalu mengantisipasi kejadian ini," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.